Peserta Publik MI berharap bisa Training secara Offline

Banyak kejadian-kejadian kejahatan pada mesin ATM. Maka dari itu Muamalat Institute membuat Training Online yang diikuti dari beberapa instansi dengan Tema “Mitigasi Kejahatan Mesin ATM pada Perbankan”, melalui Webinar-Zoom, Rabu (19/08/20).

Dalam training ini terdapat 7 peserta, empat dari BPRS HIK Parahyangan dan tiga dari BPRS Dinar Ashri. Muamalat Institute menghadirkan instruktur ini Associate Trainer AKP R. Hendro, ST.

Client Relationship Manager (External) Muamalat Institute Yudi Krisdianto menjelaskan diadakan Training ini Agar para bankirs mengetahui dan memahami tindak kejahatan yang terjadi pada mesin ATM. “Sehingga diharapkan dapat memitigasi sedini mungkin kejahatan yang akan terjadi,” ungkapnya saat diwawancarai melalui handphone.

Baca : BPRS Al-Salaam Menyiapkan Personil Kepatuhan

Staff IT BPRS HIK Parahyangan Taufik Ismail merasa sangat senang mengikuti training ini dan Terima kasih kepada pak Hendro yang sudah memberikan banyak ilmu yang tidak tau sama sekali. “Semoga kedepannya kita dilancarkan dan dimudahkan aplikasinya untuk mendekati kesempurnaan,” ujarnya saat memberikan testimoni diakhir sesi Training online.

Taufik Ismail juga menambahkan “Semoga kita bisa mengambil bermanfaatnya, dan berharap bisa praktek langsung, ketemuan Offline, tapi nanti setelah covidnya musnah,” harapnya.

Operational BPRS Dinar Ashri KC Aikmel Faerus Ibrahim menyatakan sangat memberi masukan untuk kami menjadi lebih baik lagi setelah mengikuti training ini. “Semoga ada pelatihan Offline berikutnya lagi. Terima kasih,” ungkapnya saat memberikan testimoni melalui Flayer Training IG Muamalat Institute. (Z_A-MI)

BPRS Al-Salaam Menyiapkan Personil Kepatuhan.


Jawa Barat_ Muamalat Institute, Kamis (9/7/20), Training Compliance BPRS Al-Salam dilakukan secara tatap muka, walau pun training tatap muka Muamalat Institute tetap mematuhi dengan anjuran pemerintah dan protokol kesehatan, di Jalan. Limo Raya RT 002 RW 004 Limo – Depok, Jawa Barat.

Ada pun pesertanya sejumlah 50 rang diantaranya ada Direktur Utama BPRS Al-Salaam Ichwanda Munir Syamsoeddin, dan fasilitator Rudi Haryadi selaku Asosiate Muamalat Institute.


Baca : Peserta PDPS Menilai Setiap Akad Terdapat Kunci-Kuncinya

Rifai Hermawanto mengatakan, “Mendapatkan training tentang compliance dari Muamalat Instituite, Sangat ditunggu training compliance ini, soalnya kita mau menyusun fungsi kepatuhan, sesuatunya memang tidak kebayang, tapi dengan penjelasan Pak Rudi yang merupakan praktisi membuat kita mudah memahami jadi tergambar untuk ke deppannya” ungkapnya salah seorang peserta.


Mohamad Irfan menyatakan, “BPRS Al-Salam sedang menyiapkan personil untuk persatuan kerja kepatuhan, dengan menghadirkan Muamalat Intitute dan fasilitator yang sangat berkompeten jadi kami sangat mudah untuk memahaminya” ujarnya. (ZA_MI)

Lebih Mengenal Apa Itu Syariah untuk karyawan BLU Pusat P2H

Jakarta, Rabu-Jumat (22-24/01/20) Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU Pusat P2H) bekerja sama dengan Muamalat Institute untuk membuat Training dengan tema “Sharia Financing Legal Drafting untuk karyawan BLU-P2H” selama tiga hari di Century Park Hotel Jakrta Indonesia Jl. Pintu Satu Senayan No. 1, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibu Kota.

Adapun peserta sebanyak 30 karyawan, dan instrukturnya selama tiga hari Bapak Dece Kurniadi.

Dinni Melati Indriasti, sebagai Kepala Sub Bidang Analisis Bagi Hasil dan Syariah mengatakan “Karena Syariah ini baru, pengennya saat kita nanti kita siapkan akte itu semuanya sudah sesuai fungsi ke syariah. SDM kami gk tau akta syariah seperti apa, pertama pelatihan syariah, syariah seperti apa.

Harapannya temen temen bisa buat sendiri nantinya, makanya ini yang hadir dari divisi bisnis dan operasional, yang kita dapet dari MI yang membedakan akadnya nanti,” ungkapnya yang sering disapa Ibu Dinni.

Baca: Muamalat Institute Bantu Program Bank Muamalat Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19

Anton Hendrianto sebagai Executive Director Muamalat Institute mengatakan saat sambutannya “Satu proses yang akan menjadi berkembang kalau tidak dipupuk sama kualitas dari pada Sumber Daya Manusianya, karena kualitas SDM adalah menjadi faktor penentu bagaimana majunya ekonomi syariah khususnya. Terimakasih sudah menjadi patner bagian dari Muamalat Institute selama ini.” .

Anton pria kelahiran 04 Juni berharap kepada karyawan “fokuslah investasikan tiga hari dengan baik, insya Allah kita akan bertemu di pelatihan pelatihan kedepannya,” ujarnya pria yang juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat.

Kembangkan SDM, Muamalat Institute Bantu Pemenuhan Orang Berkebutuhan Khusus

MuamalatInstitute.com, Jakarta Barat – Muamalat Institute sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan syariah profesional yang memberikan jasa dibidang research, training, consulting, publication dan recruitment komitmen membantu dalam pemenuhan orang-orang berkebutuhan khusus. Salah satunya Ilham Nadhir, seorang pria yang memiliki kebutuhan khusus kelahiran 8 Maret 1996.

Bang Ilham sapaan akrabnya, merupakan pria yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu walaupun ia merupakan orang berkebutuhan khusus namun semangatnya dalam hal belajar tidak pernah pudar, terus manggali potensi yang ada maupun potensi yang baru di Muamalat Institute sebagai tempat ia menimba ilmu.

Melalu program magang, Ilham sangat merasakan perbedaan luar biasa dari pertama kali saat ia bergabung dengan Muamalat Institute. Ia merasa begitu banyak yang harus terus dipelajari serta sangat merasa bersyukur dapat berada ditengah-tengah rekan-rekan Muamalat Institute.

Baca : Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan LMS

“Berada ditengah-tengah rekan-rekan di Muamalat Institute itu membuat saya terhibur, merasa terayomi, terinspirasi karena mereka terus berusaha membimbing saya dalam hal bekerja, juga dalam hal arti solidaritas serta kekeluargaan,” ungkap pria kelahiran Jakarta tersebut.

Ia merasakan bagaimana bimbingan baginya mengenai bagaimana dunia kerja, kedisiplinan, potensi diri yang belum digali, juga soft skill-nya.\

Pria lulusan Politeknik LP3I Depok ini berharap akan banyak yang orang yang melakukan pelatihan bisnis syariah, terutama dibidang akuntansi syariah di Muamalat Institute agar dalam melaksanakan kegiatannya memiliki sertifikasi kompetensi dibidang bisnis syariah.

Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute mengatakan bahwa pihaknya sebagai lembaga yang berkomitmen dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk lebih baik yang dilakukan secara konsisten dan tidak melihat dari kekurangan seseorang.

“Terbukti Muamalat Institute memberikan kesempatan kepada talenta berkebutuhan khusus untuk mengikuti program magang dan berkontribusi nyata pada perkembangan bisnis dan kontribusi untuk negeri. Kami juga ingin mendapatkan keberkahan,” terang Anton. (ZA_MI)

Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan Learning Management System

MuamalatInstitute.com, JAKARTA – Dalam rangka untuk menciptakan SDM unggul, Muamalat Institute (MI) sebagai subsidiary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bekerja sama dengan ProSpark, perusahaan teknologi global, meluncurkan produk Learning Management System (LMS) berbasis komputasi awan atau cloud.

Kegiatan peluncuran LMS ini diadakan melalui Webinar-Zoom, Sabtu (2/04/2020), dengan dihadiri oleh Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dan juga Alfa Bumhira selaku CFO & COO ProSpark Indoneia.

Anton mengatakan, MI dan Prospark senantiasa ingin mendorong pembelajaran tanpa batas ruang dan waktu. Menurutnya, hal itu bisa terwujud melalui basis teknologi.

Baca : Bank Muamalat Memiliki Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi MODP

“Alhamdulillah Muamalat Institute terus memperkuat posisi sebagai konsultan tedepan dalam memberikan layanan yang prima kepada klien-kliennya. Saat ini kami meluncurkan Learning Management System berkerjasama dengan Prospark untuk mendorong pembelajaran anytime and anywhere berbasiskan teknologi terkini demi terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju,” kata Anton.

Anton menjelaskan, kerja sama antara Muamalat Institute dan Prospark dapat terwujud karena kedua perusahaan memiliki kesamaan visi dalam pengembangan SDM. Dia mengatakan bahwa Muamalat Institute dan ProSpark percaya jika perkembangan satu negara sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya.

“Jadi LMS yang dapat digunakan oleh kalangan pelajar dan profesional akan menjadi pilihan sistem pembelajaran yang modern dan selaras dengan industri 4.0,” tambahnya.

Anton berharap MI dan Prospark dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk dapat belajar dan mengasah kemampuan demi meningkatnya kualitas SDM untuk tercapainya Indonesia yang makmur.

Alfa Bhumira mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjalin kerja sama dengan Muamalat Institute. Apalagi dengan adanya wabah corona ini semakin menunjukkan bahwa sekarang eranya teknologi. Dengan produk ini Muamalat Institute dan ProSpark sudah mempunya visi dan misi terhadap perubahan yang terjadi akibat Covid-19.

“Setiap Individu memerlukan learning dan training untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Segala sesuatunya berubah sangat cepat, makanya perusahaan dituntut untuk selalu memberikan inovasi. MI Learning Solutions Powered by ProSpark adalah agent of change di islamic area dan komunitas berbasis syariah,” tuturnya

Bank Muamalat Memiliki Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi MODP

MuamalatInstitute.com – Jumat (28/02/20) Bank Muamalat memiliki Komitmen untuk meningkatkan kompetensi MODP salah satunya dengan cara mengadakan Training Refreshment General Banking untuk Muamalat Officer Development Program Future Leader (MODP FL 4), Pelatihan ini bekerja sama dengan Muamalat Institute di ruang Terbuka Jalan. Prof. DR. Satrio No.Kav. 18, RT.7/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pelatihan ini diisi oleh Bapak Muahammad Isnaeni selaku Associate Trainer Muamalat Institute, beliau juga ditemani oleh Chitra Satyawati, ada pun peserta yang mengikuti 26 karyawan.

bank muamalat

Anton Hendrianto selaku Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat menyatakan “Bank Muamalat memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi para MODP Muamalat yang notabene adalah Future Leader dari Bank Muamalat yang akan memimpin Bank di masa mendatang dan mengembangkan ekonomi syariah dan halal industry, saat ini MPODP FL4 dibekali sertifikasi General Banking 1 dan akan menyusul sertifikasi Manajemen Resiko” ujarnya saat diwawancarai oleh TIM media Muamalat Institute.

Baca : Bank Muamalat dan Muamalat Institute Jalin Kerjasam Dengan STAIMI Minhaajjuroosyidiin

Beliau juga menambahkan “Sertifikasi tersebut semua dibekali oleh Muamalat Institute yg telah memiliki catatan baik dalam mempersiapkan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)” ungkapnya Anton Hendrianto yang kini juga menjabat sebagai Executive Director Muamalat Institute. (ZA_MI)

Bank Muamalat dan Muamalat Institute Jalin Kerjasam Dengan STAIMI Minhaajjuroosyidiin

MuamalatInstitute.com – Bank Muamalat dan Muamalat Institute melakukan penandatanganan kerjasama, dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIMI) Minhaajjuroosyidiin terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Penandatanganan kerjasama atau MoU itu dilakukan di Aula Pondok Pesantren Minhaajjuroosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (22/02/20). Selain MoU, ada juga Kuliah Umum untuk 200 mahasiswa/i yang diberikan langsung oleh Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dengan mengangkat Tema “Milenial Memiliki Daya Saing pada Era Revolusi Industry 4.0 di Bidang Halal Industry”..

Baca: Bank Muamalat dan Muamalat Institute Teken MoU Dengan FEB UIN Ciputat

Sudarsono selaku ketua STIMI memgatakan, pihaknya menginisiasi tahun 2020 MoU kepada Bank Muamalat melalui Muamalat Institute untuk Pengembangan SDM. “Kita berharap dari kerjasama ini Mahasiswa-mahasiswa STAIMI yang nanti terlibat, bisa mendapatkan nilai tambah, selain dia paham teori di kampus, dan nanti akan diperkenalkan dunia kerja melalui kegiatan kegiatan yang di desain melalui kerjasama ini,” ungkapnya.

Anton Hendrianto menyatakan, program ini adalah bentuk nyata dari Bank Muamalat dan Muamalat Institute dalam mendukung program pemerintah dalam membuat ‘Link and Match’ antara Industry dan Kampus.

“Disisi lain kerjasama antara Muamalat Institute dan STAIMI ini adalah bentuk pengenjawantahan dari Kampus Merdeka dengan memberikan peluang untuk magang dan pemenuhan Sertifikat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) untuk membuat SDM unggul” kata pria yang menjabat sebagai Learning Talent Management Head Bank Muamalat & Executive Director Muamalat Institute.

Menurut Anton, Bank Muamalat melalui Muamalat Institute akan terus menjalin dengan dunia pendidikan demi masa depan SDM Indonesia yang lebih baik. (ZA_MI)

Bank Muamalat dan Muamalat Institute Teken MoU Dengan FEB UIN Ciputat

MuamalatInstitute.com_Bank Muamalat dan Muamalat Institute melakukan penandatanganan kerjasama, dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Penandatanganan kerjasama atau MoU itu dilakukan di Ruang Theater Lantai 2 FEB UIN Jl. Ir H. Juanda No.95, Cemp. Putih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (20/02/20).

Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute, juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat mengatakan, kerjasama ini merupakan bentuk nyata perwujudan dari ‘Link and Match’ antara Industri dan Kampus demi terciptanya SDM yang Unggul dan membawa Indonesia Maju.

muamalat institute

“Itu sesuai dengan apa yang telah dinyatakan oleh pemerintah, Bank Muamalat Indonesia akan selalu mensupport agenda tersebut melalui Muamalat Institute,” ujar Anton Hendrianto di depan Mahasiswa saat mengikuti Yudisium.

Sementara itu, Dekan FEB UIN Ciputat Amilin mengatakan, pihaknya mengharapkan terutama mahasiswa setelah lulus memliki skill sesuai dengan kebutuhan industri. Ia berharap MoU ini bisa berjalan dengan baik, dan mahasiswa bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan kegiatan yang dikerjasamakan antara FEB dengan Bank Muamalat, dan Muamalat Institute.

Baca: Masyarakat Sumbar menginginkan Bank Nagari berkonversi ke Syariah

“Diantaranya program sertifikasi, program yang lainnya tentu bisa program magang ke Bank Muamalat. Kedua rekruitmen lulusan, banyak hal lain yang bisa di manfaatkan oleh mahasiswa,” pungkas Alimin

Masyarakat Sumbar menginginkan Bank Nagari berkonversi ke Syariah.

MuamalatInstitute.com – Masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) menginginkan agar Bank Nagari berkonversi ke Syariah. Untuk itu, Bank Nagari sudah mulai mempersiapkan semuanya dengan mengikuti Training PDPS untuk seluruh pegawai di Basa 1, Pangeran Beach Hotel, Jalan. Ir H Djuanda, Padang, Sumatra Barat, (12-15/02/20).

Kegiatan training PDPS itu bekerjasama dengan Muamalat Institute ini mengangkat tema “Pemahaman Dasar Perbankan Syariah (PDPS) & Analisis Pembiayaan Syariah” dengan jumlah pesrta sebanyak 42 karyawan. Kesempatan kali ini, hadir langsung Instruktur PDPS Bapak Hermansyah, dan Analisis Pembiayaan Syariah Bapak Donny Iskandar.

Turut hadir juga Bapak Gusti Candra selaku Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis, sekaligus PMO Persiapan Konversi Bank Nagari Syariah, juga Ibu Nong Yendra selaku Pimpinan Grup Pendidikan dan Pelatihan.

bank nagari

Syafrizal selaku Direktur Operasional Bank Nagari mengatakan Bank Nagari diamanahkan oleh pemegang saham, untuk mengkonversi ke syariah dari konvensional.

“Salah satunya kita harus mempersiapkan SDM, Insfrastruktur, bisnisnya, harus memliki SDM yang kuat, Kontribusi yang lebih. Saya berharap seluruh karyawan bisa memahami bahwa pilihan konversi ke Syariah ini yang terbaik bagi dirinya, juga bagi Nagari,” ungkapnya.

Karena menurutnya, market Syariah masih kecil. Dengan masuknya Bank Nagari ke Syariah, dengan memiliki tiga hal yaitu kompetensinya bagus, kontribusinya besar, dan kualitasnya bagus, Bank Nagari dengan konsep syariah ini diharapkan bisa lebih besar lagi dibandingkan dengan sistem Bank Konvensional ini.

“Satu tahun kami mempersiapkan semuanya ini, 2021 kita akan grand launcing Bank Umum Konvensional Nagari pindah ke Bank Umum Syariah Nagari” kata Syafrizal.

Ia juga menambahkan, konversi bank syariah ini bukan saja keinginan dari pegawai Bank Nagari, memang keinginan dari Stakeholder semua masyarakat, juga semua organisasi MUI, LSM dan lainya itu mendukung konversi ke syariah.

Baca: Karyawan BPRS Bhakti Sumekar siap memberikan pelayanan Excellence terhadap Nasabah

Maka dari itu, pihaknya berupaya untuk mengemas, mempecking, bahwa produk syariah ini pilihan terbaik bagi mereka untuk mendukung bisnisnya, transaksi keuangannya, juga untuk mendukung kehidupannya yang lebih baik lagi kedepannya.

“Nah itu yang kita mempersiapkan sekarang untuk menjawab keinginan dari masyarakat, dan kami berharap masyarakat mendukung semua ini dan kami akan selalu mengedukasi merealisasikan Bank Syariah ini kepada masyarakat Sumatra Barat” ujar Syafrizal.

David Fernando salahsatu peserta PDPS merasa bahagia dengan konversi ini “Pada saat ini di ranah Minang itu memang istilahnya Adat ‘Basandi Syara’ ,Syara’ Basandi Kitabullah’ dan ternyata dari sisi perbankan, bank Nagari pakai sistem konvensional sistem berbasis bunga, memang sudah seharusnya, dan juga sudah selayaknya bersyariah, karena mayoritas masyarakat kita yang ada di Minang muslim. Dan memang suatu keharusan Bank Nagari salah satunya aset dari Pemerintahan Daerah harus menunjukan merealisasikan dari falsafah yang ada di Minang Kabau Adat Basandi Syara’ ,syara’ Basandi Kitabullah. dan Banknya pun  harus bersyariah tidak bank konvensional, dan juga bank nagari harus menjadi The Regional Champion di Sumatra Barat” ungkapnya pria yang menjabat sebagai Petugas Kredit/Pembiayaan Mikro & Kecil.

Karyawan BPRS Bhakti Sumekar siap memberikan pelayanan Excellence terhadap Nasabah.

Jawa Timur, Sabtu (08/02/20) Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, setelah mengikuti Training Service Excellence siap memberikan pelayanan Excellence terhadap Nasabah, kegiatan bermanfaat ini berlokasi di Jalan. Trunojoyo No.137, Karangrawa, Bangselok, Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Turut hadir juga Bapak Cahya Wiratama selaku Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar Sumenep dan sekaligus membuka Training yang bermanfaat ini.

training service excellence
Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto sedang memberikan Materi

Adapun peserta berjumlah 50 karyawan, kegiatan ini bekerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia (BMI) Muamalat Institute (MI) dan BPRS Bhakti Sumekar Sumenep @bhakti.sumekar.official , Pelatihan yang begitu menarik ini langsung dihadirkan Instruktur Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute.

Direktur Operasional Cahya Wiratama mengatakan, “Saya merasa sangat bahagia dan terhormat bahwa Trainernya adalah Direktur Eksekutif Muamalat Institute, harusnya pesertanya selevel manager. Dan sangat ingin terus melanjutkan kerjasama dengan Muamalat Institute” ungkapnya saat sambutan.

Baca : Sewakan Ruangan, Muamalat Institute Tawarkan Harga Terjangkau

Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto merasa senang dengan terselengara program ini “Alhamdulillah telah terlaksana program pelatihan Service Excellence kerjasama antara MI – BMI dan BPRS Bhakti Sumekar. Program ini didukung penuh oleh jajaran direksi BPRS Bhakti Sumekar yg menempatkan Service sebagai faktor utama” ungkapnya pria yang juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat.3500

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?