FEBI UIN Mataram dan Muamalat Institute Optimis Bangun SDM Syariah untuk NTB.

Menindak lanjuti dari kesempatan yang telah dilaksanakan pada Kegiatan Perjanjian Kerjasama (PKS) oleh Muamalat Institute (MI) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram melaui Zoom, kamis lalu (25/3/21).

Executive Director memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UIN Mataram pada acara Studium General dengan Tema “Optimalisasi Dunia Pendidikan Ekonomi dan Bisnis dalam rangka pembangunan Daerah NTB” yang dilaksanakan di Ruang Teater Gedung Research Center UIN Mataram, Jl. Pendidikan No.35, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (12/4/21).

“MI berupaya untuk mensinergikan seluruh elemen syariah di NTB untuk menciptakan ecosystem demi meningkatkan market syariah di NTB sebelum peningkatan ekonomi pada saat diluncurkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan mengelar ajang dunia pada tahun 2022 yakni Moto GP. Maka dari itu Industri Kreatif Syariah harus mengambil peran dan dimajukan melalui generasi muda NTB. Dan saya sangat salut dengan komitmen UIN Mataram, khususnya FEBI UIN Mataram yang terus berupaya agar semua cita-cita mulia tercipta,” pungkas Executive Director MI Anton Hendrianto.

Anton menambahkan, “MI terus berupaya tanpa lelah untuk dapat mewujudkan NTB menjadi ‘Center of Excellence Syariah’, setelah ini kami akan melakukan serangkaian diskusi dengan seluruh pemangku kepentingan dengan sasaran jangka pendek meningkatnya literasi keuangan syariah dan Inklusi perbankan syariah dengan memberdayakan generasi muda dan digital platform untuk menyambut masa depan syariah yang lebih baik di NTB, Saya ucapkan terima kasih kepada Dekan FEBI UIN dan jajarannya” pungkas Anton yang juga merupakan Pejabat Senior di Bank Muamalat Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan 1, Dr. Muh Salahuddin, M.Ag, Wakil Dekan 2, Dr. Muhammad Saleh, MA, Wakil Dekan 3, Dr. Muhamad Yusup, MSI, Branc Manager Bank Muamalat Indonesia Cabang Mataram, Nasrullah.

Dekan FEBI UIN Mataram, Ahmad Amir Aziz sangat mengucap syukur dan berterimakasih atas kehadiran Pak Anton Hendrianto, kemarin itu teman-teman dosen dan mahasiswa cukup antusias menyimak dan ada diskusi ringan terkait hal itu. Mudah mudahan dalam waktu dekat tindak lanjutnya nanti bisa kita diskusi lebih lanjut bagaimana agar apa yang kemarin dipikirkan dan direncanakan, apa yang dihasilkan dari point point penting yang menjadi kesepakatan, mangarah pada titik temu konsep itu bisa kita tindak lanjuti pada masa masa yang akan datang.

“Kami berharap MI bisa mensupport, karna bagaimana pun mahasiswa kami cukup banyak ekonomi Syariah di NTB, perlu pendamping, kami juga berharap bisa join mengadakan semacam research untuk memetakan lebih jauh bagaimana gagasan Centre of Excellence itu bisa kita wujudkan. Kami tengah terus mempersiapkan itu dan perlu diskusi lebih intens mengenai apa yang kita hajatkan bisa kita wujudkan dengan program yang lebih operasional,” tuturnya.

Wakil dekan I bidang akademik, Salahuddin, menjelaskan ada beberapa hal yang saya catat dari kegiatan kemarin dengan MI. Yang pertama, bahwa hubungan Kerjasama kita Bersama dengan MI adalah hubungan yang symbiosis mutualisme dimana Lembaga bisnis selain berfungsi bisnis juga harus memiliki fungsi edukatif dan sosial. Demikian pula apa yang ada didunia Pendidikan tidak hanya murni untuk ilmu pengetahuan tetapi bagaimana men-supply apa yang dibutuhkan oleh industry. Dan disitulah letak titik temu kita.

“Oleh karena nya kedepan diharapkan Kerjasama FEBI UIN Mataram dengan MI dapat lebih menguatkan lagi tingkat professionalisme mahasiswa dan tenaga tenaga professional ekonomi Syariah yang ada di NTB”, ujarnya. (Z_A)

SDM Bank DKI makin handal bersama Muamalat Institute di HUT-60

PT Bank DKI selalu berkomitmen mengembangkan SDM untuk menjadi faktor pembeda dari kompetitor, ini juga ditandai dengan peresmian Learning Center(LC) dalam waktu dekat. Fasilitas pendidikan dan pengembangan karyawan yang nyaman dan mengunakan teknologi terkini berlokasi di Jl. Wijaya I nomor 7 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yg telah di-soft launch pada akhir tahun lalu.

Learning Center Bank DKI ini akan menjadi pusat pengembangan kompetensi SDM berkualitas yang mampu menghadirkan insan yang profesional, adaptif & berkarakter, sehingga mampu mendorong pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan sebagai visinya.

Menjelang HUT ke-60 yang jatuh pada tanggal 11 April 2021. Bank DKI bersama Muamalat Institute kembali melakukan kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi SDM dengan menyelenggarakan pelatihan Hypnoselling bagi para karyawan Relationship Manager (RM) yang telah dilaksanakan pada tanggal 6-7 April 2021, acara ini juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Dalam sambutannya Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto menyampaikan “Sebuah kesempatan yang patut di syukuri oleh seluruh SDM karena Bank DKI ditengah kondisi pandemi tetap berkomitmen dalam menginvestasikan elemen penting dalam keberlangsungan usaha yakni SDM untuk dapat terus belajar dan meningkatkan kompetensi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman”.

Anton juga menyampaikan selamat kepada Bank DKI yang telah memiliki learning center “Tak lupa saya sampaikan selamat kepada Bank DKI dan para pimpinan yang sangat fokus dalam meningkatkan kompetensi SDM, ini dilihat dari hadirnya learning center dengan konsep milenial, cozy dan techy. Sehingga para karyawan dapat lebih fokus dan nyaman menjalankan pelatihan” ungkapnya Anton yang juga pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia.

Melanjutkan sambutan dari Bapak Anton Hendrianto, Ibu Amalia Anggraini selaku Pemimpin Departemen Learning Operation Bank DKI mengatakan “Bank DKI memang sangat fokus dalam meningkatkan kualitas SDM, salah satu komitmen kami adalah pelatihan,selain pemilihan tema dan materi yang baik juga peningkatan pelayanan kepada peserta pelatihan di Gd Learning Center sgt penting utk menjadikan SDM “Competent People Great Character “

Ibu Amalia Anggraini juga mengucapkan terimakasih kepada Muamalat Institute yang telah mendukung pelatihan hypnoselling sebagai salah satu program yang dibutuhkan oleh karyawan Bank DKI. “Besar harapan kami, antara Bank DKI dan Muamalat Institute dapat terus berkolaborasi untuk program-program lainnya” ujar Amalia dalam sambutannya kepada 24 peserta pelatihan. (Z-A)

BACA : Muamalat Institute Luncurkan Learning Management System (LMS) Berbasis Komputasi Awan

Muamalat Institute mendukung Sistem pembelajaran digital Bank Nagari dalam meningkatkan kualitas SDM

Padang_ Sabtu, (20/3/21) bertempat di Hotel Grand Inna Padang telah dilaksanakan pembukaan Pelatihan Refreshment PDPS Batch 1 & 2 untuk para Analis Kredit dan Adm. Kredit Bank Nagari. Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Muamalat Institute dengan Bank Nagari. Kerjasama ini adalah komitmen Muamalat Institute dalam mempersiapkan SDM Bank Nagari yang berkualitas untuk proses konversi menjadi Bank Syariah.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia Zilfa Efrizon, Pimpinan Grup Diklat Bank Nagari Nong Yendra dalam sambutannya mengatakan “Bank Nagari sangat konsen dalam mempersiapkan SDM yang mampu memahami perbankan syariah, dengan adanya pelatihan ini diharapkan para peserta dapat menguasai akad dan produk perbankan syariah dengan baik,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut ditanggapi juga oleh Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto yang juga hadir pada acara tersebut, beliau mengatakan “kesempatan yang telah diberikan oleh Bank Nagari berupa pelatihan ini harus patut di syukuri, sebab kalian adalah penerus estafet kepemimpinan Bank Nagari yang akan datang, maka kompetensi dan integritas menjadi kunci untuk terus sukses” ungkap Anton yang merupakan pejabat senior Bank Muamalat Indonesia.

Anton menambahkan “sebentar lagi Bank Nagari akan segera meluncurkan system digital learning yang merupakan kerjasama dengan Muamalat Institute dalam mendukung pembelajaran yang “anytime” dan “anywhere” di era new normal dan support kepada karyawan Bank Nagari dalam memudahkan memahami perbankan syariah dengan cara yang kekinian”
Dalam pelaksanaan pembelajaran e-Learning di Era Revolusi Industri 4.0 titik beratnya pada pemanfaatan teknologi dalam proses media pembelajaran e-Learning, tentunya menjadi hal yang tidak dapat terpisahkan. Hal tersebut, dapat mendukung perubahan paradigma pembelajaran dari yang sebelumnya berpusat pada pengajar (teacher centered), menjadi berpusat pada peserta belajar (student centered). Kegiatan pembelajaran e-Learning ini harus ditunjang oleh sebuah sistem yang dinamakan Learning Management System (LMS). Media ini dapat digunakan di luar kelas dan waktu yang fleksibel di luar jam kelas.

Pada kesempatan kali ini juga sambutan disampaikan oleh Pemimpin Divisi Sumber Daya Manusia Bank Nagari Bapak Zilfa Efrizon mengatakan kepada 70 peserta “Di era persaingan yang sangat ketat, setiap karyawan Bank Nagari haruslah mempunyai semangat juang yang tinggi dan semangat untuk belajar dalam rangka meningkatkan kualitas sebagai karyawan, jadi setiap pelatihan harus digunakan sebaik mungkin untuk bertanya dan belajar” ujarnya. (Z_A)

Baca : Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan Learning Management System

Muamalat Institute Bank Syariah Adakan Pelatihan Sharia Banking for Executive Program

Bank Syariah adakan Pelatihan Sharia Banking for Executive Program dengan tujuan Peserta memahami dasar rujukan Perbankan Syariah di Indonesia: Fatwa Dewan Syariah Nasional dan Regulasi Otoritas Jasa Keuangan, Peserta memahami secara komprehensif sistem operasional perbankan syariah Indonesia. Program ini juga menawarkan kesempatan bagi Board of Commisioners Bank Syariah Bukopin untuk memperoleh wawasan dan pengetahuan yang komprehensif tentang perbankan Syariah, Senin (15/3/21).

Adapun peserta yang mengikuti Pelatihan Sharia Banking for Executive Program di antaranya, Komisaris Utama Independen Bank Syariah Bukopin Mustafa Abubakar, dan Direktur Bank Syariah Bukopin Denny Riyanto, diselnggarakan di Kantor Pusat dan Operasional Jalan Salemba Raya Nomor 55 Jakarta Pusat.

Komisaris Utama Independen Bank Syariah Bukopin Mustafa Abubakar merasa senang bisa mengikuti pelatihan BSB ini.

“Alhamdulillah kegiatan ini pun berjalan dengan baik dan lancar. Semoga ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat bermanfaat untuk peserta. Dan terima kasih atas penyajian materi ini yang disampaikan oleh fasilitator Muamalat Institute DR. Ardiansyah Rakhmadi menarik sekali Komprehensif dan cukup sitematis.

“Bagi saya syariah ini sesuatu yang baru, mengenal prinsip-prinsip syariah baru sekarang dan merasa terbantu, penyajiannnya sistematis, case-case-nya juga lebih real, dan saya bisa langsung menyanggah, mempertanyakan, mengusulkan hal yang baru, ” ungkapnya Mustafa yang pernah menduduki jabatan Menteri BUMN 2009-2011.

Executive Director Muamalat Institute Anton Hendrianto menjelaskan, Muamalat Institute selalu berkomitmen tinggi untuk terus mendukung ekosistem syariah untuk tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan.

“Saya juga melihat komitmen yang sama dari manajemen Bank Bukopin Syariah untuk terus mengembangkan SDMnya demi dapat mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat,” tuturnya.

“Pada program Executive Sharia Banking diikuti dengan sangat antusias oleh komisaris utama Dr. Ir. Mustafa Abubakar, M.Si dan Direktur Denny Riyanto ini bukti nyata BSB akan terus berpartisipasi aktif mendukung perkembangan industri sharia dan ini merupakan salah satu program dari beberapa program pengembangan dan pelatihan di BSB yang didukung oleh Muamalat Institute,” pungkas Anton yang juga sebagai pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia. (Z_A)

Baca : Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan Learning Management System

Muamalat Institute terus support terhadap pengembangan SDM Bank Jateng Syariah

MI.com, Jakarta-Sekitar 30 karyawan Bank Jateng Syariah mengikut Kegiatan Online Class Pemahaman Dasar Perbankan Syariah (PDPS) bekerjasama dengan Muamalat Institute, Selasa-Rabu, (22-23/09/20) melalui Zoom Cloud Meeting.

Kegiatan yang berjalan selama 2 Hari ini merupakan pelatihan yang dirancang untuk karyawan Bank Jateng Syariah agar dapat memiliki pemahaman mendasar tentang perbankan syariah mulai dari konsep dasar ekonomi Islam, kaidah fiqh muamalah, regulasi dan operasional perbankan syariah, akad-akad yang ada di bank syariah sampai dengan pengaplikasiannya dalam bisnis.

Adapun rangkaian kegiatan ini terdiri dari pre-test PDPS, pembukaan oleh Muhammad Ilsyar Ridwan selaku Host Muamalat Institute, penyampaian materi yang diawali oleh Kepala Divisi Syariah Bank Jateng Slamet Sulistiono dan dilanjutkan oleh associate trainer Muamalat Institute Dece Kurniadi, diskusi dan tanya jawab, testimoni peserta, foto bersama, Mengerjakan post-test dan evaluasi training, kemudian diakhiri dengan penutupan oleh Host Muamalat Institute.

Materi yang disajikan dalam training ini antara lain; Konsep dasar ekonomi Islam, Kaidag Fiqh Muamalah, Overview perbankan syariah yang terdiri dari regulasi dan operasional bank syariah, Produk penghimpunan dana bank syariah, Produk penyaluran dana bank syariah, Produk Jasa Bank Syariah, Teknik penghitungan bagi hasil bank syariah, Teknik perhitungan & simulasi.

Client Relationship Manager (External) Yudi Krisdianto menyatakan akan terus membantu semua kebutuhan Training Bank Jateng Syariah, “kami sampaikan terimakasih banyak kepada Bank Jateng atas kerjasama pelatihan PDPS ini. Muamalat Institute akan terus support terhadap pengembangan SDM Bank Jateng dalam memahami perbankan syariah” ungkapnya saat diwawancarai melalui WhatsApp.

Pelaksana CSR, Helmi Fajar Nurmeinah
Pelatihan PDPS yang diadakan oleh Muamalat Institute dan Diklat Bank Jateng Syariah sangat Memberikan pengetahuan, wawasan serta pemahaman yang lebih mengenai perbankan syariah.

“Penyampaian materi sangat jelas dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan rinci dan detail. Memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai perbankan syariah. Semoga pelaksanaan training PDPS dapat dilanjutkan lagi, terutama bagi karyawan-karyawati baru di bank syariah” ujarnya saat memberikan testimoni.

Pelaksana Legal & Administrasi Pembiayaan Faisal Habibie Ranhar Saputra menyatakan training PDPS ini Bisa menambah wawasan kami mengenai perbankan syariah. “Materi yang disampaikan fasilitator menarik dan sangat bagus. Bisa menambah wawasan kami terkait perbankan syariah baik produk, akad dan pembiayaan. Semoga bisa lebih banyak yang dibahas lagi terhadap istilah syariah” harapnya. (ZA_MI)

Baca : Kembangkan SDM, Muamalat Institute Bantu Pemenuhan Orang Berkebutuhan Khusus

HIKP dan MI Bulatkan Tekad Hadapi Revolusi Industri 4.0

Jakarta -Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)  Harta Insan Karimah (HIK) Parahyangan selalu setia dalam memberikan yang terbaik untuk SDM-nya dengan terus bekerja sama Muamalat Institute (MI) dengan menggunakan Muamalat Institute Learning Solution (MILES). Hal tersebut terungkap dalam acara yang mengangkat tema  “Launching Learning Center BPRS HIK Parahyangan dengan Motto : Share Knowledge Together, Better Together” di Werbinar-Zoom, Senin (24/8/2020).

Dalam acara Launching ini dihadiri oleh Direktur Operasional BPRS HIK Parahyangan Martadinata, berikut jajarannya. Hadir juga Executive Director Muamalat Institute  Anton Hendrianto berikut divisi yang lainnya. Dalam rangkainnya acara ini juga ada penyerahan Aplikasi MILES kepada BPRS HIK Parahyangan langsung diberikan oleh Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto.

Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto menyatakan, bersyukur dengan kegiatan tersebut. Sebab dengan peluncuran ‘learning center’ itu bisa menjadi sebuah ajang pembelajaran dan pengembangan para pegawai.

Baca: Peserta Publik MI berharap bisa Training secara Offline

“Alhamdulillah hari ini Muamalat Institute dan BPRS HIK Parahyangan meluncurkan ‘learning center’ sebuah digital platform untuk pembelajaran dan pengembangan karyawan sehingga dapat memanfaatkan proses pengembangan anytime dan anywhere, kami Muamalat Institute sangat ingin terus merangkul dan mendorong ekosistem syariah untuk tumbuh bersama untuk menciptakan ekonomi syariah yg kuat, ” ungkapnya Anton yang juga menjabat sebagai Head of People Development & Culture Bank Muamalat Indonesia.

Anton juga merasa sangat yakin semangat yang dimiliki oleh karyawan BPRS HIK Parahyangan  dengan managemen BPRS HIK Parahyangan yang terus aktif dalam pengembangan dan pelatihan talenta-talentanya untuk dapat mencapai aspirasi bisnis dengan kuat dan sehat melalui SDM yang memiliki kompetensi yang baik.

Direktur Operasional BPRS HIK Parahyangan, Martadinata menyatakan dalam sambutannya, sangat berterima kasih kesempatan kerja sama kepada MI.

“Kita dapat momen baru, dapat realiasi agenda baru yang bagi saya fundament yang cukup  baik bagi BPRS HIK Parahyangan. Karena berpegangan bahwa  Sumber Daya untuk kemajuan BPRS itu tidak mesti dari dalam, banyak kolaborasi – kolaborasi yang harus kita lakukan diwaktu waktu yang lalu dan kedepannya terus menerus, mengoptimaliasi hasil kerja kita, lebih optimal. Dengan Aplikasi ini kami sangat terbantu” ungkapnya.

Martadinata menambahkan, “Learning Center ini Insya Allah kita bisa Sharing Knowledge frekuensi yang sangat jauh luarbiasa dari sebelum-sebelumnya pengembangan manusia di sisi bisa kita lakukan dengan volume kuantitas yang lebih banyak dan tidak terbatas waktu juga tidak terbatas tempat lagi, nah ini sebuah cara lebih yang cepet bagi kita sebuah bank kecil atau BPRS Bank Mikro, namun punya keinginan untuk cepat tumbuh lebih baik, ” ujarnya. 

Instruktur Leadership Banjir Pujian Dari Para Peserta Training.

Bekasi, Sabtu (25/01/20) dalam pertemuan keempat kali ini instruktur dibanjiri pujian oleh para Peserta Training Basic Sharia Banking Program dengan Tema “Leadership” di ruang training Kantor cabang BPRS Artha Madani yang berlokasi di Jalan. Industri Pasir Gombong No.57A, Cikarang Kota, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Ada pun peserta yang hadir 30 peserta, dan Instruktur Leadership Bapak Anton Hendrianto yang kini menjabat sebagai Executive Director Muamalat Institute dan juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat.

Diantaranya pujian yang terlontar dari salah satu peserta training Intan Permata Sari di History Whatshapnya mengatakan “Coach Anton, Terimakasih untuk Ilmunya hari ini. Seruuuuu…senam pipi kita seharian di Sabtu ceria,” ungkapnya Ibu yang menjabat sebagai Kasie SDI di BPRS Artha Madani.

@intanpermatasari2811 juga menambahkan “Sangat senang, dari cara pembawaan materinya, tidak membosankan selalu membuat kita ceria dan bahagia sepanjang training. Jadi dengan posisi kita senang dan ceria mengikuti training ini materi akan mudah masuk dan memahami apa yang disampaikan oleh Bapak Anton”, ujarnya.

Baca: Lebih Mengenal Apa Itu Syariah untuk karyawan BLU Pusat P2H

Selain itu juga di akhir training Muamalat Institute selalu menyuruh peserta agar mengisi evaluasi instruktur yang sudah disediakan link pengisiannya. Namun saat dilihat instruktur Leadership Bapak Anton Hendrianto begitu banyak peserta yang memujinya. Diantaranya; Lugas, Jelas, Penyampaian materi terbaik. Sangat aktif dan komunikatif, intonasi bagus, sangat memberi semangat. Puas, dan Sangat Kompeten. Keren gaessssss. Semoga bisa kembali memberikan materi-materi yang lain untuk kami. Itu lah diantaranya pujian dari para peserta.(ZA_MI)

Kembangkan SDM, Muamalat Institute Bantu Pemenuhan Orang Berkebutuhan Khusus

MuamalatInstitute.com, Jakarta Barat – Muamalat Institute sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan syariah profesional yang memberikan jasa dibidang research, training, consulting, publication dan recruitment komitmen membantu dalam pemenuhan orang-orang berkebutuhan khusus. Salah satunya Ilham Nadhir, seorang pria yang memiliki kebutuhan khusus kelahiran 8 Maret 1996.

Bang Ilham sapaan akrabnya, merupakan pria yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu walaupun ia merupakan orang berkebutuhan khusus namun semangatnya dalam hal belajar tidak pernah pudar, terus manggali potensi yang ada maupun potensi yang baru di Muamalat Institute sebagai tempat ia menimba ilmu.

Melalu program magang, Ilham sangat merasakan perbedaan luar biasa dari pertama kali saat ia bergabung dengan Muamalat Institute. Ia merasa begitu banyak yang harus terus dipelajari serta sangat merasa bersyukur dapat berada ditengah-tengah rekan-rekan Muamalat Institute.

Baca : Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan LMS

“Berada ditengah-tengah rekan-rekan di Muamalat Institute itu membuat saya terhibur, merasa terayomi, terinspirasi karena mereka terus berusaha membimbing saya dalam hal bekerja, juga dalam hal arti solidaritas serta kekeluargaan,” ungkap pria kelahiran Jakarta tersebut.

Ia merasakan bagaimana bimbingan baginya mengenai bagaimana dunia kerja, kedisiplinan, potensi diri yang belum digali, juga soft skill-nya.\

Pria lulusan Politeknik LP3I Depok ini berharap akan banyak yang orang yang melakukan pelatihan bisnis syariah, terutama dibidang akuntansi syariah di Muamalat Institute agar dalam melaksanakan kegiatannya memiliki sertifikasi kompetensi dibidang bisnis syariah.

Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute mengatakan bahwa pihaknya sebagai lembaga yang berkomitmen dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk lebih baik yang dilakukan secara konsisten dan tidak melihat dari kekurangan seseorang.

“Terbukti Muamalat Institute memberikan kesempatan kepada talenta berkebutuhan khusus untuk mengikuti program magang dan berkontribusi nyata pada perkembangan bisnis dan kontribusi untuk negeri. Kami juga ingin mendapatkan keberkahan,” terang Anton. (ZA_MI)

Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan Learning Management System

MuamalatInstitute.com, JAKARTA – Dalam rangka untuk menciptakan SDM unggul, Muamalat Institute (MI) sebagai subsidiary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bekerja sama dengan ProSpark, perusahaan teknologi global, meluncurkan produk Learning Management System (LMS) berbasis komputasi awan atau cloud.

Kegiatan peluncuran LMS ini diadakan melalui Webinar-Zoom, Sabtu (2/04/2020), dengan dihadiri oleh Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dan juga Alfa Bumhira selaku CFO & COO ProSpark Indoneia.

Anton mengatakan, MI dan Prospark senantiasa ingin mendorong pembelajaran tanpa batas ruang dan waktu. Menurutnya, hal itu bisa terwujud melalui basis teknologi.

Baca : Bank Muamalat Memiliki Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi MODP

“Alhamdulillah Muamalat Institute terus memperkuat posisi sebagai konsultan tedepan dalam memberikan layanan yang prima kepada klien-kliennya. Saat ini kami meluncurkan Learning Management System berkerjasama dengan Prospark untuk mendorong pembelajaran anytime and anywhere berbasiskan teknologi terkini demi terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju,” kata Anton.

Anton menjelaskan, kerja sama antara Muamalat Institute dan Prospark dapat terwujud karena kedua perusahaan memiliki kesamaan visi dalam pengembangan SDM. Dia mengatakan bahwa Muamalat Institute dan ProSpark percaya jika perkembangan satu negara sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya.

“Jadi LMS yang dapat digunakan oleh kalangan pelajar dan profesional akan menjadi pilihan sistem pembelajaran yang modern dan selaras dengan industri 4.0,” tambahnya.

Anton berharap MI dan Prospark dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk dapat belajar dan mengasah kemampuan demi meningkatnya kualitas SDM untuk tercapainya Indonesia yang makmur.

Alfa Bhumira mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjalin kerja sama dengan Muamalat Institute. Apalagi dengan adanya wabah corona ini semakin menunjukkan bahwa sekarang eranya teknologi. Dengan produk ini Muamalat Institute dan ProSpark sudah mempunya visi dan misi terhadap perubahan yang terjadi akibat Covid-19.

“Setiap Individu memerlukan learning dan training untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Segala sesuatunya berubah sangat cepat, makanya perusahaan dituntut untuk selalu memberikan inovasi. MI Learning Solutions Powered by ProSpark adalah agent of change di islamic area dan komunitas berbasis syariah,” tuturnya

Bank Muamalat Memiliki Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi MODP

MuamalatInstitute.com – Jumat (28/02/20) Bank Muamalat memiliki Komitmen untuk meningkatkan kompetensi MODP salah satunya dengan cara mengadakan Training Refreshment General Banking untuk Muamalat Officer Development Program Future Leader (MODP FL 4), Pelatihan ini bekerja sama dengan Muamalat Institute di ruang Terbuka Jalan. Prof. DR. Satrio No.Kav. 18, RT.7/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pelatihan ini diisi oleh Bapak Muahammad Isnaeni selaku Associate Trainer Muamalat Institute, beliau juga ditemani oleh Chitra Satyawati, ada pun peserta yang mengikuti 26 karyawan.

bank muamalat

Anton Hendrianto selaku Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat menyatakan “Bank Muamalat memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi para MODP Muamalat yang notabene adalah Future Leader dari Bank Muamalat yang akan memimpin Bank di masa mendatang dan mengembangkan ekonomi syariah dan halal industry, saat ini MPODP FL4 dibekali sertifikasi General Banking 1 dan akan menyusul sertifikasi Manajemen Resiko” ujarnya saat diwawancarai oleh TIM media Muamalat Institute.

Baca : Bank Muamalat dan Muamalat Institute Jalin Kerjasam Dengan STAIMI Minhaajjuroosyidiin

Beliau juga menambahkan “Sertifikasi tersebut semua dibekali oleh Muamalat Institute yg telah memiliki catatan baik dalam mempersiapkan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)” ungkapnya Anton Hendrianto yang kini juga menjabat sebagai Executive Director Muamalat Institute. (ZA_MI)

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?