Lebih Mengenal Apa Itu Syariah untuk karyawan BLU Pusat P2H

Jakarta, Rabu-Jumat (22-24/01/20) Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU Pusat P2H) bekerja sama dengan Muamalat Institute untuk membuat Training dengan tema “Sharia Financing Legal Drafting untuk karyawan BLU-P2H” selama tiga hari di Century Park Hotel Jakrta Indonesia Jl. Pintu Satu Senayan No. 1, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibu Kota.

Adapun peserta sebanyak 30 karyawan, dan instrukturnya selama tiga hari Bapak Dece Kurniadi.

Dinni Melati Indriasti, sebagai Kepala Sub Bidang Analisis Bagi Hasil dan Syariah mengatakan “Karena Syariah ini baru, pengennya saat kita nanti kita siapkan akte itu semuanya sudah sesuai fungsi ke syariah. SDM kami gk tau akta syariah seperti apa, pertama pelatihan syariah, syariah seperti apa.

Harapannya temen temen bisa buat sendiri nantinya, makanya ini yang hadir dari divisi bisnis dan operasional, yang kita dapet dari MI yang membedakan akadnya nanti,” ungkapnya yang sering disapa Ibu Dinni.

Baca juga : Muamalat Institute Bantu Program Bank Muamalat Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19

Anton Hendrianto sebagai Executive Director Muamalat Institute mengatakan saat sambutannya “Satu proses yang akan menjadi berkembang kalau tidak dipupuk sama kualitas dari pada Sumber Daya Manusianya, karena kualitas SDM adalah menjadi faktor penentu bagaimana majunya ekonomi syariah khususnya. Terimakasih sudah menjadi patner bagian dari Muamalat Institute selama ini.” .

Anton pria kelahiran 04 Juni berharap kepada karyawan “fokuslah investasikan tiga hari dengan baik, insya Allah kita akan bertemu di pelatihan pelatihan kedepannya,” ujarnya pria yang juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat.

Muamalat Institute Bantu Program Bank Muamalat Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19

MuamalatInstitute.com, JAKARTA – Bank Muamalat melalui Muamalat Institute terus bantu program untuk karyawan Bank Muamalat Indonesia meski dalam kondisi wabah Covid-19. Salah satunya adalah dengan menawarkan program training melalui Zoom Cloud Meetings. Adapun program yang diberikan beragam tema di antarannya, Effective Phone Selling Skill, Daily Productivity, Project Management.

Program yang berjalan mulai dari 8-22 April 2020 ini juga bertujuan agar para karyawan Customer Service, RM Funding, BDM Funding, Sub Branch Manager seluruh Indonesia memiliki bekal kerja saat di rumah. Hal ini juga akan disusul dengan program yang serupa untuk semua RM Financing minggu depan.

Dalam kegiatan yang dihelat di Jakarta, kemarin, (25/04/20), turut dihadiri oleh Direktur utama Bank Muamalat Indonesia, Achmad K. Permana, Direktur Bisnis Ritel, Purnomo B. Soetadi, Head of Distribution & Network Management, Agung Prambudi. Hadir juga Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dan juga senior pejabat di Bank Muamalat.

Achmad K. Permana dalam kegiatan ini memberikan nasihat agar karyawan bisa menjaga kesehatan di tengah wabah Covid-19 ini dan pola hidup yang sehat, “Jaga productivity Anda. Kita digaji, bagaimana Anda menjaga ability Anda harus adaptif dengan perubahan yang ada, perubahan bagaimana cara kerja kita, perubahan customer kita, ” ujarnya.

“Ayo, kita juga akan melewati fase ini bersama-sama, setelah ikhtiar itu semua, tentu kita sebagai Bank Syariah harus bertawakal dan kita punya keyakinan bahwa Allah tidak akan memberikan kesulitan kepada kita, tanpa Allah memberikan kemampuan kepada kita untuk menyelesaikan. Bawakan doa terbaik kita dalam sujud salat kita, tambah salat kita dengan sunnah sunnah, salat rowatib kita. Momen terbaik saat Ramadan, doakan tentu kita bawa di dalam doa kita agar Bank Muamalat tempat kita mencari nafkah, tempat kita ibadah, tempat mengembankan karir agar bisa maju. Saya yakin temen-temen punya spirit yang sama seperti saya, dan kita mampu bisa melewati semua ini,” ungkapnya.

Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute juga turut memberikan sambutan. “Selamat menikmati program project management ini. Saya rasa kalau kita mau berubah dengan program project management ini adalah salah satu skill yang harus kita kuasai di tahun 2020 dan abad 21,” ujarnya.

Baca juga : Kembangkan SDM, Muamalat Institute Bantu Pemenuhan Orang Berkebutuhan Khusus

Anton yang juga menjabat senior di Bank Muamalat Indonesia menambahkan, “Disamping pelaksanaan distance learning, Bank Muamalat Indonesia juga mengunakan digital platform dalam melaksanakan Learning From Home untuk mendukung proses Work From Home (WFH), sampai hari ini Muamalat Knowledge One (MK1) telah dipelajari 65 ribu kali sedari WFH ditetapkan management, pungkas Anton Disamping pelaksanaan distance learning, BMI juga mengunakan digital platform dalam melaksanakan Learning From Home untuk mendukung proses WFH, sampai hari ini Muamalat Knowledge One (MK1) telah dipelajari 65 ribu kali sedari WFH ditetapkan management,” pungkas Anton.

Muamalat Institute dan Bank Muamalat Indonesia akan selalu bersinergi dalam pengembangan karyawan, kedepan beberapa program pelatihan akan hadir demi meningkatkan kompetensi karyawan BMI.

Kembangkan SDM, Muamalat Institute Bantu Pemenuhan Orang Berkebutuhan Khusus

MuamalatInstitute.com, Jakarta Barat – Muamalat Institute sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan syariah profesional yang memberikan jasa dibidang research, training, consulting, publication dan recruitment komitmen membantu dalam pemenuhan orang-orang berkebutuhan khusus. Salah satunya Ilham Nadhir, seorang pria yang memiliki kebutuhan khusus kelahiran 8 Maret 1996.

Bang Ilham sapaan akrabnya, merupakan pria yang memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu walaupun ia merupakan orang berkebutuhan khusus namun semangatnya dalam hal belajar tidak pernah pudar, terus manggali potensi yang ada maupun potensi yang baru di Muamalat Institute sebagai tempat ia menimba ilmu.

Melalu program magang, Ilham sangat merasakan perbedaan luar biasa dari pertama kali saat ia bergabung dengan Muamalat Institute. Ia merasa begitu banyak yang harus terus dipelajari serta sangat merasa bersyukur dapat berada ditengah-tengah rekan-rekan Muamalat Institute.

Baca juga : Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan LMS

“Berada ditengah-tengah rekan-rekan di Muamalat Institute itu membuat saya terhibur, merasa terayomi, terinspirasi karena mereka terus berusaha membimbing saya dalam hal bekerja, juga dalam hal arti solidaritas serta kekeluargaan,” ungkap pria kelahiran Jakarta tersebut.

Ia merasakan bagaimana bimbingan baginya mengenai bagaimana dunia kerja, kedisiplinan, potensi diri yang belum digali, juga soft skill-nya.\

Pria lulusan Politeknik LP3I Depok ini berharap akan banyak yang orang yang melakukan pelatihan bisnis syariah, terutama dibidang akuntansi syariah di Muamalat Institute agar dalam melaksanakan kegiatannya memiliki sertifikasi kompetensi dibidang bisnis syariah.

Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute mengatakan bahwa pihaknya sebagai lembaga yang berkomitmen dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk lebih baik yang dilakukan secara konsisten dan tidak melihat dari kekurangan seseorang.

“Terbukti Muamalat Institute memberikan kesempatan kepada talenta berkebutuhan khusus untuk mengikuti program magang dan berkontribusi nyata pada perkembangan bisnis dan kontribusi untuk negeri. Kami juga ingin mendapatkan keberkahan,” terang Anton. (ZA_MI)

Ingin Ciptakan SDM Unggul, Muamalat Institute Luncurkan LMS

MuamalatInstitute.com, JAKARTA – Dalam rangka untuk menciptakan SDM unggul, Muamalat Institute (MI) sebagai subsidiary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bekerja sama dengan ProSpark, perusahaan teknologi global, meluncurkan produk Learning Management System (LMS) berbasis komputasi awan atau cloud.

Kegiatan peluncuran LMS ini diadakan melalui Webinar-Zoom, Sabtu (2/04/2020), dengan dihadiri oleh Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dan juga Alfa Bumhira selaku CFO & COO ProSpark Indoneia.

Anton mengatakan, MI dan Prospark senantiasa ingin mendorong pembelajaran tanpa batas ruang dan waktu. Menurutnya, hal itu bisa terwujud melalui basis teknologi.

Baca juga : Bank Muamalat Memiliki Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi MODP

“Alhamdulillah Muamalat Institute terus memperkuat posisi sebagai konsultan tedepan dalam memberikan layanan yang prima kepada klien-kliennya. Saat ini kami meluncurkan Learning Management System berkerjasama dengan Prospark untuk mendorong pembelajaran anytime and anywhere berbasiskan teknologi terkini demi terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju,” kata Anton.

Anton menjelaskan, kerja sama antara Muamalat Institute dan Prospark dapat terwujud karena kedua perusahaan memiliki kesamaan visi dalam pengembangan SDM. Dia mengatakan bahwa Muamalat Institute dan ProSpark percaya jika perkembangan satu negara sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya.

“Jadi LMS yang dapat digunakan oleh kalangan pelajar dan profesional akan menjadi pilihan sistem pembelajaran yang modern dan selaras dengan industri 4.0,” tambahnya.

Anton berharap MI dan Prospark dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk dapat belajar dan mengasah kemampuan demi meningkatnya kualitas SDM untuk tercapainya Indonesia yang makmur.

Alfa Bhumira mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjalin kerja sama dengan Muamalat Institute. Apalagi dengan adanya wabah corona ini semakin menunjukkan bahwa sekarang eranya teknologi. Dengan produk ini Muamalat Institute dan ProSpark sudah mempunya visi dan misi terhadap perubahan yang terjadi akibat Covid-19.

“Setiap Individu memerlukan learning dan training untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Segala sesuatunya berubah sangat cepat, makanya perusahaan dituntut untuk selalu memberikan inovasi. MI Learning Solutions Powered by ProSpark adalah agent of change di islamic area dan komunitas berbasis syariah,” tuturnya

Bank Muamalat Memiliki Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi MODP

MuamalatInstitute.com – Jumat (28/02/20) Bank Muamalat memiliki Komitmen untuk meningkatkan kompetensi MODP salah satunya dengan cara mengadakan Training Refreshment General Banking untuk Muamalat Officer Development Program Future Leader (MODP FL 4), Pelatihan ini bekerja sama dengan Muamalat Institute di ruang Terbuka Jalan. Prof. DR. Satrio No.Kav. 18, RT.7/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pelatihan ini diisi oleh Bapak Muahammad Isnaeni selaku Associate Trainer Muamalat Institute, beliau juga ditemani oleh Chitra Satyawati, ada pun peserta yang mengikuti 26 karyawan.

Anton Hendrianto selaku Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat menyatakan “Bank Muamalat memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi para MODP Muamalat yang notabene adalah Future Leader dari Bank Muamalat yang akan memimpin Bank di masa mendatang dan mengembangkan ekonomi syariah dan halal industry, saat ini MPODP FL4 dibekali sertifikasi General Banking 1 dan akan menyusul sertifikasi Manajemen Resiko” ujarnya saat diwawancarai oleh TIM media Muamalat Institute.

Baca juga : Bank Muamalat dan Muamalat Institute Jalin Kerjasam Dengan STAIMI Minhaajjuroosyidiin

Beliau juga menambahkan “Sertifikasi tersebut semua dibekali oleh Muamalat Institute yg telah memiliki catatan baik dalam mempersiapkan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)” ungkapnya Anton Hendrianto yang kini juga menjabat sebagai Executive Director Muamalat Institute. (ZA_MI)

Bank Muamalat dan Muamalat Institute Jalin Kerjasam Dengan STAIMI Minhaajjuroosyidiin

MuamalatInstitute.com – Bank Muamalat dan Muamalat Institute melakukan penandatanganan kerjasama, dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIMI) Minhaajjuroosyidiin terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Penandatanganan kerjasama atau MoU itu dilakukan di Aula Pondok Pesantren Minhaajjuroosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (22/02/20). Selain MoU, ada juga Kuliah Umum untuk 200 mahasiswa/i yang diberikan langsung oleh Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dengan mengangkat Tema “Milenial Memiliki Daya Saing pada Era Revolusi Industry 4.0 di Bidang Halal Industry”..

Baca juga: Bank Muamalat dan Muamalat Institute Teken MoU Dengan FEB UIN Ciputat

Sudarsono selaku ketua STIMI memgatakan, pihaknya menginisiasi tahun 2020 MoU kepada Bank Muamalat melalui Muamalat Institute untuk Pengembangan SDM. “Kita berharap dari kerjasama ini Mahasiswa-mahasiswa STAIMI yang nanti terlibat, bisa mendapatkan nilai tambah, selain dia paham teori di kampus, dan nanti akan diperkenalkan dunia kerja melalui kegiatan kegiatan yang di desain melalui kerjasama ini,” ungkapnya.

Anton Hendrianto menyatakan, program ini adalah bentuk nyata dari Bank Muamalat dan Muamalat Institute dalam mendukung program pemerintah dalam membuat ‘Link and Match’ antara Industry dan Kampus.

“Disisi lain kerjasama antara Muamalat Institute dan STAIMI ini adalah bentuk pengenjawantahan dari Kampus Merdeka dengan memberikan peluang untuk magang dan pemenuhan Sertifikat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) untuk membuat SDM unggul” kata pria yang menjabat sebagai Learning Talent Management Head Bank Muamalat & Executive Director Muamalat Institute.

Menurut Anton, Bank Muamalat melalui Muamalat Institute akan terus menjalin dengan dunia pendidikan demi masa depan SDM Indonesia yang lebih baik. (ZA_MI)

Bank Muamalat dan Muamalat Institute Teken MoU Dengan FEB UIN Ciputat

MuamalatInstitute.com_Bank Muamalat dan Muamalat Institute melakukan penandatanganan kerjasama, dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Penandatanganan kerjasama atau MoU itu dilakukan di Ruang Theater Lantai 2 FEB UIN Jl. Ir H. Juanda No.95, Cemp. Putih, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (20/02/20).

Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute, juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat mengatakan, kerjasama ini merupakan bentuk nyata perwujudan dari ‘Link and Match’ antara Industri dan Kampus demi terciptanya SDM yang Unggul dan membawa Indonesia Maju.

“Itu sesuai dengan apa yang telah dinyatakan oleh pemerintah, Bank Muamalat Indonesia akan selalu mensupport agenda tersebut melalui Muamalat Institute,” ujar Anton Hendrianto di depan Mahasiswa saat mengikuti Yudisium.

Sementara itu, Dekan FEB UIN Ciputat Amilin mengatakan, pihaknya mengharapkan terutama mahasiswa setelah lulus memliki skill sesuai dengan kebutuhan industri. Ia berharap MoU ini bisa berjalan dengan baik, dan mahasiswa bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan kegiatan yang dikerjasamakan antara FEB dengan Bank Muamalat, dan Muamalat Institute.

Baca juga : Masyarakat Sumbar menginginkan Bank Nagari berkonversi ke Syariah

“Diantaranya program sertifikasi, program yang lainnya tentu bisa program magang ke Bank Muamalat. Kedua rekruitmen lulusan, banyak hal lain yang bisa di manfaatkan oleh mahasiswa,” pungkas Alimin

Masyarakat Sumbar menginginkan Bank Nagari berkonversi ke Syariah.

MuamalatInstitute.com_Masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) menginginkan agar Bank Nagari berkonversi ke Syariah. Untuk itu, Bank Nagari sudah mulai mempersiapkan semuanya dengan mengikuti Training PDPS untuk seluruh pegawai di Basa 1, Pangeran Beach Hotel, Jalan. Ir H Djuanda, Padang, Sumatra Barat, (12-15/02/20).

Kegiatan training PDPS itu bekerjasama dengan Muamalat Institute ini mengangkat tema “Pemahaman Dasar Perbankan Syariah (PDPS) & Analisis Pembiayaan Syariah” dengan jumlah pesrta sebanyak 42 karyawan. Kesempatan kali ini, hadir langsung Instruktur PDPS Bapak Hermansyah, dan Analisis Pembiayaan Syariah Bapak Donny Iskandar.

Turut hadir juga Bapak Gusti Candra selaku Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis, sekaligus PMO Persiapan Konversi Bank Nagari Syariah, juga Ibu Nong Yendra selaku Pimpinan Grup Pendidikan dan Pelatihan.

Syafrizal selaku Direktur Operasional Bank Nagari mengatakan Bank Nagari diamanahkan oleh pemegang saham, untuk mengkonversi ke syariah dari konvensional.

“Salah satunya kita harus mempersiapkan SDM, Insfrastruktur, bisnisnya, harus memliki SDM yang kuat, Kontribusi yang lebih. Saya berharap seluruh karyawan bisa memahami bahwa pilihan konversi ke Syariah ini yang terbaik bagi dirinya, juga bagi Nagari,” ungkapnya.

Karena menurutnya, market Syariah masih kecil. Dengan masuknya Bank Nagari ke Syariah, dengan memiliki tiga hal yaitu kompetensinya bagus, kontribusinya besar, dan kualitasnya bagus, Bank Nagari dengan konsep syariah ini diharapkan bisa lebih besar lagi dibandingkan dengan sistem Bank Konvensional ini.

“Satu tahun kami mempersiapkan semuanya ini, 2021 kita akan grand launcing Bank Umum Konvensional Nagari pindah ke Bank Umum Syariah Nagari” kata Syafrizal.

Ia juga menambahkan, konversi bank syariah ini bukan saja keinginan dari pegawai Bank Nagari, memang keinginan dari Stakeholder semua masyarakat, juga semua organisasi MUI, LSM dan lainya itu mendukung konversi ke syariah.

Baca juga : Karyawan BPRS Bhakti Sumekar siap memberikan pelayanan Excellence terhadap Nasabah

Maka dari itu, pihaknya berupaya untuk mengemas, mempecking, bahwa produk syariah ini pilihan terbaik bagi mereka untuk mendukung bisnisnya, transaksi keuangannya, juga untuk mendukung kehidupannya yang lebih baik lagi kedepannya.

“Nah itu yang kita mempersiapkan sekarang untuk menjawab keinginan dari masyarakat, dan kami berharap masyarakat mendukung semua ini dan kami akan selalu mengedukasi merealisasikan Bank Syariah ini kepada masyarakat Sumatra Barat” ujar Syafrizal.

David Fernando salahsatu peserta PDPS merasa bahagia dengan konversi ini “Pada saat ini di ranah Minang itu memang istilahnya Adat ‘Basandi Syara’ ,Syara’ Basandi Kitabullah’ dan ternyata dari sisi perbankan, bank Nagari pakai sistem konvensional sistem berbasis bunga, memang sudah seharusnya, dan juga sudah selayaknya bersyariah, karena mayoritas masyarakat kita yang ada di Minang muslim. Dan memang suatu keharusan Bank Nagari salah satunya aset dari Pemerintahan Daerah harus menunjukan merealisasikan dari falsafah yang ada di Minang Kabau Adat Basandi Syara’ ,syara’ Basandi Kitabullah. dan Banknya pun  harus bersyariah tidak bank konvensional, dan juga bank nagari harus menjadi The Regional Champion di Sumatra Barat” ungkapnya pria yang menjabat sebagai Petugas Kredit/Pembiayaan Mikro & Kecil.

Karyawan BPRS Bhakti Sumekar siap memberikan pelayanan Excellence terhadap Nasabah.

Jawa Timur, Sabtu (08/02/20) Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, setelah mengikuti Training Service Excellence siap memberikan pelayanan Excellence terhadap Nasabah, kegiatan bermanfaat ini berlokasi di Jalan. Trunojoyo No.137, Karangrawa, Bangselok, Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Turut hadir juga Bapak Cahya Wiratama selaku Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar Sumenep dan sekaligus membuka Training yang bermanfaat ini.

Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto sedang memberikan Materi

Adapun peserta berjumlah 50 karyawan, kegiatan ini bekerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia (BMI) Muamalat Institute (MI) dan BPRS Bhakti Sumekar Sumenep @bhakti.sumekar.official , Pelatihan yang begitu menarik ini langsung dihadirkan Instruktur Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute.

Direktur Operasional Cahya Wiratama mengatakan, “Saya merasa sangat bahagia dan terhormat bahwa Trainernya adalah Direktur Eksekutif Muamalat Institute, harusnya pesertanya selevel manager. Dan sangat ingin terus melanjutkan kerjasama dengan Muamalat Institute” ungkapnya saat sambutan.

Baca juga : Sewakan Ruangan, Muamalat Institute Tawarkan Harga Terjangkau

Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto merasa senang dengan terselengara program ini “Alhamdulillah telah terlaksana program pelatihan Service Excellence kerjasama antara MI – BMI dan BPRS Bhakti Sumekar. Program ini didukung penuh oleh jajaran direksi BPRS Bhakti Sumekar yg menempatkan Service sebagai faktor utama” ungkapnya pria yang juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat.3500

Sewakan Ruangan, Muamalat Institute Tawarkan Harga Terjangkau

Jakarta – Muamalat Institute menyewakan tempat training dengan harga yang sangat terjangkau yang beralamat di Jl. Tanjung Duren Raya Raya Nomor.7 ABC, RT.1/RW.6, Kecamatan. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota. Komunitas Backpacker Jakarta sudah membuktikannya ketika mereka menyewa ruangan di Muamalat Institute, selama dua hari (9-10/11/2019).

PJ Sewa Ruangan dan General Affair, Wawan Anwarudin mengatakan, sejauh ini bagus untuk kualitas ruangan yang dimiliki Muamalat Institute. “Ruang Trainingnya bagus, dan apa yang mereka minta kita lakukan untuk suksesnya acara, dan intinya merasa nyaman selama dua hari. Kami juga menawarkan ruangan training yang harganya berbeda dibandingkan dengan tempat lain, di Muamalat Institute harganya sangat terjangkau (khususnya untuk training), ” ungkapnya pria yang sudah bekerja selama 9 tahun di Muamalat Institute itu.

Ade Supriyadi, yang sering disapa Abi mengatakan, bersyukur kegiatan berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar, dan kita akan merencanakan untuk nyewa ruangan di MI secepatnya. Ruangan dan fasilitasnya bagus, tidak ada kendala apa-apa. Next juga kami akan buat kelas lagi di tanggal 28 Desember nanti,” ungkapnya ketua panitia dari Komunitas Backpacker Jakarta.

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?