MOU Muamalat Institute dengan Universitas Esa Unggul

Hari ini Selasa, 20 Desember 2016 telah ditandatangani MoU antara Universitas Esa Unggul yang diwakili oleh Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, MBA dengan Muamalat Institute yang diwakili oleh Hermansyah selaku Direktur Eksekutif Muamalat Institute dan Universitas Esa Unggul dengan DHM Partners (perusahaan jasa konsultan HR) yang diwakili oleh Denny H. Makarim selaku Direktur DHM Partners, bertempat di Ruang 207 Universitas Esa Unggul.

MOU MI & Univ. Esa Unggul

Dengan MoU ini, Universitas Esa Unggul mewakili sisi akademis bekerja sama dengan para praktisi yang dalam hal ini adalah Muamalat Institute akan menyiapkan program edukasi dan literasi perbankan syariah. Saat ini bisnis syariah di Indonesia berkembang dengan sangat pesat sehingga membutuhkan lulusan yang kompeten dibidang tsb. Demikian  juga halnya dengan DHM Partners yang akan memberikan pelatihan dibidang Hubungan Industrial (Industrial Relation) yang merupakan bidang yang sangat penting di tiap perusahaan. Pelatihan ini meliputi bidang hubungan kerja, perjanjian kerja, pemagangan, pengupahan dll yang wajib dipahami oleh setiap tenaga kerja di Indonesia. Seluruh pelatihan akan diberikan langsung oleh para praktisi handal dibidangnya masing-masing. Para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan tsb akan mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai dengan bidang yang diikuti. Diharapkan dengan sertifikasi tsb, nilai tambah dari para lulusan UEU akan meningkat dan semakin kompetitif di dunia kerja.

Foto bersama Civitas Akademia Univ. Esa Unggul dgn Dir. Executive Muamalat Institute

Baca Juga : LMS Muamalat Institute

Muamalat Institute Dorong Training Karyawan di Tengah Pandemi COVID-19

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia (Bank Muamalat) melalui Muamalat Institute mendorong program untuk karyawan dalam kondisi wabah Covid-19. Salah satunya adalah dengan menawarkan program training melalui Zoom Cloud Meetings. Adapun program yang diberikan beragam tema di antaranya, Effective Phone Selling Skill, Daily Productivity, Project Management.

Program yang berjalan mulai dari 8-22 April 2020 ini juga bertujuan agar para karyawan Customer Service, RM Funding, BDM Funding, Sub Branch Manager seluruh Indonesia memiliki bekal kerja saat di rumah. Hal ini juga akan disusul dengan program yang serupa untuk semua RM Financing minggu depan.

Dalam kegiatan yang dihelat di Jakarta, (22/04/20), turut dihadiri oleh Direktur utama Bank Muamalat Indonesia, Achmad Kusna Permana, Direktur Bisnis Ritel, Purnomo B. Soetadi, Head of Distribution & Network Management, Agung Prambudi. Hadir juga Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dan juga senior pejabat di Bank Muamalat.

Achmad Kusna Permana dalam kegiatan ini memberikan nasihat agar karyawan bisa menjaga kesehatan di tengah wabah Covid-19 ini dan pola hidup yang sehat, “Jaga productivity anda (kita digaji, bagaimana anda menjaga ability anda harus adaptif dengan perubahan yang ada, perubahan bagaimana cara kerja kita, perubahan customer kita,” ujarnya.

“Hayo, kita juga akan melewati fase ini bersama-sama, setelah ikhtiar itu semua, tentu kita sebagai Bank Syariah harus bertawakal dan kita punya keyakinan bahwa Allah tidak akan memberikan kesulitan kepada kita, tanpa Allah memberikan kemampuan kepada kita untuk menyelesaikan. Bawakan doa terbaik kita dalam sujud salat kita, tambah salat kita dengan sunnah sunnah, salat rowatib kita. Momen terbaik saat Ramadan, doakan tentu kita bawa di dalam doa kita agar Bank Muamalat tempat kita mencari nafkah, tempat kita ibadah, tempat mengembankan karir agar bisa maju. Saya yakin temen-temen punya spirit yang sama seperti saya, dan kita mampu bisa melewati semua ini,” ungkap Permana lagi.

Baca Juga : http://keuangansyariah.mysharing.co/muamalat-institute-luncurkan-lms-berbasis-cloud-di-harpenas/

“Selamat menikmati program project management ini. Saya rasa kalau kita mau berubah dengan program project management ini adalah salah satu skill yang harus kita kuasai di tahun 2020 dan abad 21,” sambung Anton Hendrianto.

Anton yang juga menjabat senior di Bank Muamalat Indonesia menambahkan, di samping pelaksanaan distance learning, Bank Muamalat Indonesia juga mengunakan digital platform dalam melaksanakan Learning From Home untuk mendukung proses Work From Home (WFH), sampai hari ini Muamalat Knowledge One (MK1) telah dipelajari 65 ribu kali sedari WFH ditetapkan managemen,” tutur Anton. (*)

Muamalat Institute Luncurkan LMS Berbasis Komputasi Awan

Muamalat Institute (MI) sebagai subsidiary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkenalkan produk Learning Management System (LMS) berbasis komputasi awan atau cloud. Produk ini merupakan hasil kerja sama dengan ProSpark, perusahaan teknologi global yang khusus menyediakan platform LMS.

Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto mengatakan, meskipun saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19, hal tersebut tidak menjadi halangan untuk memperkenalkan produk baru kepada klien. Muamalat Institute menggelar webinar melalui aplikasi Zoom bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional pada Sabtu (2/5/2020).

“Alhamdulillah Muamalat Institute terus memperkuat posisi sebagai konsultan tedepan dalam memberikan layanan yang prima kepada klien-kliennya. Saat ini kami meluncurkan Learning Management System berkerjasama dengan Prospark untuk mendorong pembelajaran anytime and anywhere berbasiskan teknologi terkini demi terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang di terima gomuslim, Senin (4/5/2020).

Baca Juga : https://www.gomuslim.co.id/read/news/2020/05/04/19121/-p-muamalat-institute-luncurkan-lms-berbasis-komputasi-awan-nbsp-p-.html

Anton menjelaskan, kerjasama antara Muamalat Institute dan Prospark dapat terwujud karena kedua perusahaan memiliki kesamaan visi dalam pengembangan SDM. Dia mengatakan bahwa Muamalat Institute dan ProSpark percaya jika perkembangan satu negara sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya.

“Jadi LMS yang dapat digunakan oleh kalangan pelajar dan profesional akan menjadi pilihan sistem pembelajaran yang modern dan selaras dengan industri 4.0,” tambahnya.

Anton berharap MI dan Prospark dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk dapat belajar dan mengasah kemampuan demi meningkatnya kualitas SDM untuk tercapainya Indonesia yang makmur.

Alfa Bhumira mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjalin kerjasama dengan Muamalat Institute. Apalagi dengan adanya wabah corona ini semakin menunjukkan bahwa sekarang eranya teknologi. Dengan produk ini Muamalat Institute dan ProSpark sudah mempunya visi dan misi terhadap perubahan yang terjadi akibat COVID-19.

“Setiap Individu memerlukan learning dan training untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Segala sesuatunya berubah sangat cepat, makanya perusahaan dituntut untuk selalu memberikan inovasi. MI Learning Solutions Powered by ProSpark adalah agent of change di islamic area dan komunitas berbasis syariah,” pungkasnya. (hmz/rls)

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?