Sewakan Ruangan, Muamalat Institute Tawarkan Harga Terjangkau

Jakarta – Muamalat Institute menyewakan tempat training dengan harga yang sangat terjangkau yang beralamat di Jl. Tanjung Duren Raya Raya Nomor.7 ABC, RT.1/RW.6, Kecamatan. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota. Komunitas Backpacker Jakarta sudah membuktikannya ketika mereka menyewa ruangan di Muamalat Institute, selama dua hari (9-10/11/2019).

PJ Sewa Ruangan dan General Affair, Wawan Anwarudin mengatakan, sejauh ini bagus untuk kualitas ruangan yang dimiliki Muamalat Institute. “Ruang Trainingnya bagus, dan apa yang mereka minta kita lakukan untuk suksesnya acara, dan intinya merasa nyaman selama dua hari. Kami juga menawarkan ruangan training yang harganya berbeda dibandingkan dengan tempat lain, di Muamalat Institute harganya sangat terjangkau (khususnya untuk training), ” ungkapnya pria yang sudah bekerja selama 9 tahun di Muamalat Institute itu.

Ade Supriyadi, yang sering disapa Abi mengatakan, bersyukur kegiatan berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar, dan kita akan merencanakan untuk nyewa ruangan di MI secepatnya. Ruangan dan fasilitasnya bagus, tidak ada kendala apa-apa. Next juga kami akan buat kelas lagi di tanggal 28 Desember nanti,” ungkapnya ketua panitia dari Komunitas Backpacker Jakarta.

CS Siap Jadi Garda Terdepan BMI

JAKARTA – Peserta Training Customer Service Development Program (CSDP) batch enam siap menjadi garda terdepan untuk Bank Muamalat Indonesia (BMI) setelah mengikuti Training CSDP selama delapan hari Rabu- Kamis (22-31,01,20) di ruang Prima Lt. 7 Muamalat Tower Jalan. Prof Dr Satrio, Kav. 18. Kuningan Timur, Setia Budi Jakarta Selatan.

Adapun peserta yang mengikuti training ini sebanyak 18 karyawan untuk ditempatkan di seluruh cabang Bank Muamalat di Indonesia. Program ini juga bekerja sama dengan Muamalat Institute.

Head Of Learning & Talent Management Anton Hendrianto mengatakan “Alhamdulillah peserta CSDP Batch 6 telah usai menjalankan proses pelatihan menjadi seorang CS yang IDEAL (Islami-Modern-Profesional) untuk memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah Bank Muamalat Indonesia. Saya sangat yakin bahwa CS merupakan langkah awal untuk dapat sukses bersama BMI kedepannya, namun untuk mencapai kesuksesan teman-teman peserta CSDP harus memiliki Karakter dan Kompeten. Itu modal modal dasar untuk meraih kesuksesan,” ungkapnya Anton yang kini menjabat juga sebagai Executive Directore di Muamalat Institute.

 Anton juga menambahkan “menurut saya karakter dibagi dua, yakni; 1. Intention, yakni memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapakan. 2. Integrity, memiliki tanggung jawab untuk berlaku benar dan sesuai dengan aturan yang ada walaupun tanpa dilihat atasan. Sedangkan kompeten pun dibagi dua, yakni; 1. Capabilities, teruslah tingkatkan kemampuan tanpa henti dengan belajar dan memberikan yg terbaik pada setiap tanggung jawab yg diemban, 2. Result, terus mengukur keberhasilan di tempat kerja dan di luar tempat kerja sehingga kita memahami apa yg harus ditingkatkan. Insya Allah, teman-teman CSDP Batch 6 ini dapat meraih sukses bersama BMI dan terus mengembangkan diri dengan Muamalat Institute. See You on Top!!,” ujarnya.

Baca juga: Muamalat Institute Dorong Training Karyawan di Tengah Pandemi COVID-19

Hardinata Muhammad salah satu peserta CSDP merasa senang ikut bagian dari keluarga Bank Muamalat “Sangat bersukur bisa ikut serta menjadi bagian keluarga dari Bank Muamalat melalui Program CSDP ini. Dan juga banyak pemateri yang sudah baik cara menyampaikan materi, kordinator pelatihan juga sudah sangat baik. Setelah ,mengikuti training ini selama 8 hari saya jadi tau tentang sejarah dan pejabat BMI, nilai Muamalat yang prinsip IDEAL, prinsip Bank Syariah, prinsip service buat CS, jenis fraud, produk Bank Muamalat, cara cross selling, tau ketentuan cek dan bilyet giro, tau penginputan sistem. Saya dan temen-temen siap menjadi garda terdepan BMI dengan cara memperaktekan apa yang kami dapat selama training” ungkapnya pria lulusan Kampus IPB Bogor. (MI/Red)

Muamalat Institute berlakukan WFH untuk karyawannya

MuamalatInstitute.com, Jakarta Barat – Direktur Muamalat Institute mengeluarkan surat edaran kepada karyawan untuk bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) pada senin sore 16 Maret.
Direktur Executive mengatakan “Pertama-tama, saya selaku manajemen Muamalat Institute turut prihatin atas kejadian CONVID-19 yg telah menjadi pandemi di seluruh belahan dunia dan telah merambah ke Indonesi, semoga seluruh stakeholder dapat menanggulangi dengan baik”
Beliau menambahkan “Kami selaku lembaga konsultasi yg mengedepankan kualitas dan SDM adalah segalanya bagi kami, maka kami memutuskan untuk menjaga aset paling berharga yakni people. Disamping itu, kami juga mengedepankan keamanan,keselamatan dan kesehatan klien-klien kamu yang tersebar di Seluruh Indonesia. Pada kesempatan WFH ini saatnya kami terus menjaga hubungan emosional dengan klien dan disisi yang lain dengan keluarga tercinta dari setiap insan MI” ungkapnya
Beliau berharap “Upaya terus kami lakukan dengan berkomunikasi mengenai pencegahan pandemi ini melalui social media kami, semoga semakin cepat mereda dan kita bisa beraktifitas seperti sediakala” terang Anton.

Muamalat Institute meluncurkan ‘Distance Learning’ di Tengah Wabah COVID-19.


MuamalatInstitute.com, Jakarta – Pada saat pandemi COVID-19 ini, akhirnya banyak mengubah gaya dan cara orang, perusahaan dan organisasi dalam menjalankan bisnisnya. Ini juga berdampak pada gaya belajar, namun khitoh kita semua adalah belajar dan tanpa belajar kita akan sulit berkembang.
Diakui Anton, melihat kenyataan itu Muamalat Institute berkomitmen untuk menumbuhkan tingkat pembelajaran yang tinggi di Indonesia walaupun pada masa yang cukup menantang seperti saat ini.
“Muamalat Institute terus berkomitmen mendukung sistem dan gaya belajar pada keadaan apa pun, karena kami memiliki cita-cita besar dalam membangun negara pada bidang SDM. Saat ini MI terus berinovasi dan berkarya sehingga cita-cita luhur kami dapat tercapai,” tambah Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute sewaktu diwawancarai melalui WhatsApp, Sabtu (04/04).
Muamalat Institute, masih menurut Anton, juga meluncurkan ‘Distance Learning’ yang dapat diikuti oleh semua kalangan. pada kesempatan ini kami memiliki beberapa program yakni: Bedah Akad Murabahah, Fundamental Graphology, Wabah Covid-19 dan Perbankan Syariah di Indonesia serta Restrukturisasi Nasabah Terdampak Covid-19, adapun program ini gratis untuk semua kalangan dan akan diikuti dengan beberapa program lain yang menarik setelah kesempatan pertama ini.
“Selain itu, Muamalat Institute pun akan segera meluncurkan program pembelajaran yang berbasis teknologi dengan menggunakan mobile platform untuk mendukung kesinambungan proses belajar yang ada di Indonesia sehingga dapat terwujudnya SDM Unggul Indonesia Maju,” imbuh Anton yang juga selaku salah satu pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia.

“Kami berharap Covid-19 dapat segera diatasi agar seluruh anak bangsa dapat berkarya dan berinovasi seperti sediakala untuk kejayaan Indonesia,” pungkasnya.

#

Tentang Muamalat Institute

Sejak pertama kali Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Perbankan Syariah (LPPBS) di dirikan tahun 1992 – kini menjadi Muamalat Institute, Kami senantiasa terus berupaya mengembangkan dan mensosialisasikan Ekonomi Syariah di Indonesia melalui Edukasi, Konsultasi dan Riset.
Perkembangan perbankan syariah yang terus menunjukan angka positif yang tercermin dari pertumbuhan asset, pembiayaan maupun DPK (dana pihak ketiga) memang mendorong tingginya kebutuhan akan sumber daya insani (SDI) yang kompeten dan sosialisasi yang perlu disampaikan secara lebih optimal, agar pasar atau masyarakat mendapatkan pengetahuan yang baik mengenai perbankan syariah.
Sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan syariah profesional yang telah memasuki usia 23 tahun, MI secara rutin menyelenggarakan pelatihan (training) untuk peningkatan kualitas SDI yang menguasai prinsip-prinsip ekonomi syariah dengan dukungan instruktur berpengalaman dan fasilitas belajar terbaik.
Di bidang lain, MI memberi nilai tambah para pelaku bisnis syariah melalui layanan konsultasi (consultancy), recruitment, penelitian (research) dan publikasi (publication).
Untuk meningkatkan perhatian dan pengetahuan publik, secara proaktif MI turut mensosialisasikan ekonomi syariah pada masyarakat luas serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dari kalangan Lembaga Internasional, perusahaan atau lembaga keuangan, BPRS, Multifinance, BMT atau Koperasi Syariah, Pemerintah, Universitas dan lainnya.
Melalui layanan yang ditawarkan ini, MI berharap dapat turut serta dalam meningkatkan SDI yang berkualitas dan mensosialisasikan ekonomi syariah serta menumbuhkembangkan lembaga keuangan syariah yang sehat, berkualitas dan tetap memiliki daya tahan bagi dinamika ekonomi lokal maupun global.

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?