Kado Milad untuk Bank BNI Syariah

Jakarta – Sabtu (20/06/20), sebanyak 30 peserta karyawan Bank BNI Syariah memberikan kado terindah saat Milad Bank BNI Syariah yang ke-10 tepat pada tanggal 19 Juni 2020, dengan kelulusan mengikuti ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1 dinyatakan lulus 100%.

Sebelum ujian Para karyawan Bank BNI Syariah mengikuti semua rangkaian Online Class Pelatihan dan Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1 Pada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Keuangan Syariah PT. Bank BNI Syariah melalui Muamalat Institute dilaksanakan pada hari Senin-Selasa pada tanggal 15-16 Juni 2020 / 23-24 Syawal 1441 H di Zoom Cloud Meeting.

Kegiatan ini merupakan training yang ditujukan untuk pelatihan dan pembekalan ujian sertifikasi profesi manajemen risiko, untuk menambah wawasan serta merefresh kembali pengetahuan mengenai ilmu-ilmu yang berkaitan dengan manajemen risiko.

Baca juga : Program CERIA Menjadi Andalan untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Masa Transisi

Client Relationship Manager Muamalat Institute Yudi Krisdianto menyatakan, tentunya sangat bahagia sekali ya, karna memang ini adalah kali pertama pembekalan dan ujian sertifikasi dilakukan secara daring. Dan hasil ujian pun sangat menggemberikan dengan 100% lulus ujian. .

“Tentunya ditengah pandemi sekarang ini pembelajaran secara daring seharusnya bukan lagi kendala, namun berjalannya waktu hal itu perlu adapting. Namun sebagai generasi millenial kedepan adalah dimana proses pembelajaran digital harus kita jalankan dengan lebih baik, dengan harapan kita terus tumbuh dan selalu meningkatkan kapasitas kita dengan ilmu pengetahuan secara lebih luas” ungkapnya.

Digital Innovation Manager, Kirana Noer Aulia salah satu peserta pelatihan menyatakan Pelatihan ini sangat lah bermanfaat untuk para karyawan Bank BNI Syariah “Pelatihan ini sudah bagus dan sukses terus untuk kita semua,” ungkapnya saat memberikan testimoni diakhir training. (ZA_MI)

Program CERIA Menjadi Andalan untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Pada Masa Transisi.

Jakarta-Kondisi masyarakat begitu besar terdampak dengan menghadapi kondisi pandemic Covid-19 diantaranya begitu banyak permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, khususnya karyawan perusahaan yang sedang Work from Home (WFH) dan Work from Office (WFO). Hadirnya program CERIA (cerita apa aja) untuk membantu karyawan Bank Muamalat Indonesia (BMI) agar produktivitas dalam bekerja untuk BMI lebih baik, Senin (16/06/20).

Program ini dirancang oleh Bank Muamalat Indonesia, Muamalat Institute (MI) dan peserta Magang dari Universitas Indonesia (UI) dengan melakukan observasi yang terukur kepada karyawan sehingga program ini diluncurkan secara khusus untuk karyawan Bank Muamalat Indonesia. Program ini mendukung merdeka belajar yang digulirkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam memberikan kesempatan pemagangan untuk pelajar dan mahasiswa.

Baca juga: MI dan BPRS Asbisindo Gelar Seminar Nasional terkait Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto menjelaskan “Program CERIA (cerita apa aja) adalah program dirancang bersama-sama dengan peserta Magang dari Universitas Indonesia (UI) sebagai salah satu bentuk pengaplikasian dari Employee Assistant Program (EAP) agar staff BMI dapat dibantu dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi untuk dapat terus berkinerja lebih baik untuk perusahaan dan dalam keluarga”, ujar Anton yang juga menjabat sebagai Head People Development & Culture di BMI.

Chief Human Capital Officer BMI, Riksa Prakoso mengatakan begitu besar imbas dari pandemi Covid-19 ini. “Menghadapi situasi pandemi belakangan ini, tidak sedikit diantara kita memiliki kondisi psikologis yang tidak menentu. Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi produktifitas kita dalam bekerja. Untuk itu kami menyediakan sebuah program dimana Anda dapat bercerita dan berkonsultasi langsung dengan para psikolog melalui program CERIA (Cerita Apa Saja)” ungkapnya.

Setelah ini BMI akan segera meluncurkan program Financial Planning yang diperuntukan untuk karyawan dalam mengatur keuangan pada masa new normal. Ini adalah bukti nyata inovasi berkelanjutan di area Human Capital untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan siap dalam menghadapi tantangan dalam era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity).

MI dan BPRS Asbisindo Gelar Seminar Nasional terkait Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

Dalam rangka tasyakuran Milad Hari BPRS tahun 2020/1441 H yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan Asbisindo Kompartemen BPRS bersama Muamalat Institute menggelar seminar online bertema “Strategi BPRS Menghadapi Dampak Pandemic Covid-19”. Senin (4/05/2020) melalui platform Webinar-Zoom.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direksi BPRS seluruh Indonesia,  dan juga hadir tiga pembicara  dalam yaitu Achmad K. Permana selaku Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia dan Sekretaris Jenderal DPP Perkumpulan Asbisindo, Adiwarman A. Karim, Pengamat Ekonomi Syariah serta Nyimas Rohmah selaku Deputi Direktur Pengembangan Perbankan Syariah OJK.

Dalam rangka milad ke-3 ini selain mangadakan Seminar Nasional, Asbisindo Kompartemen BPRS juga akan mengadakan jamaah tilawah Khotmil Qurán secara online diikuti oleh seluruh BPRS se-Indonesia, bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak di setiap wilayah di Indonesia dan pelaksanaan puncak milad BPRS pyang akan dilakukan pada pada tanggal 10 secara online.

Anton Hendrianto selaku Executive Direktur Muamalat Institute dalam sambutannya merasa sangat berbangga dapat menyelengarakan Seminar Nasional untuk memfasilitasi pegiat keuangan syariah sehingga dapat saling terupdate dengan strategy dan informasi untuk menghadapi masalah pandemi COVID 19 dan setelahnya.

 “Sinergi antar pemangku kepentingan dalam ekonomi syariah menjadi kata kunci untuk kita dapat melangkah bersama untuk menuju masyarakat madani’’ ujarnya

Anton menambahkan “Inshaa Allah, Muamalat Institute terus hadir dalam menciptakan SDM yg unggul dalam dunia perbankan syariah khususnya BPRS yg akan menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi Indonesia’’ ungkap Anton yang saat ini juga menjabat eksekutif senior di Bank Muamalat Indonesia.

Cahyo Kartiko selaku Ketua Asbisindo Kompartemen BPRS dalam sambutan mengatakan bahwa Pencanangan hari BPRS Syariah merupakan amanah dari rapat kerja nasional Departemen BPRS Syariah Asbisindo pada tahun 2017.

Baca juga : Instruktur Leadership Banjir Pujian Dari Para Peserta Training.

‘’Milad BPRS ini memang sangat kental dengan kondisi Covid-19 ini.  Kondisinya sangat mempengaruhi pengembangan kita, operasional kita maka perlunya solidaritas dan  optimisme dalam industri BPRS untuk menghadapi Covid-19.  Kita harus saling berkomunikasi, silaturahmi, dan saling menguatkan. Kita harus optimis, penuh semangat dan tidak pernah putus asa, insya Allah akan ada jalan keluar yang terbaik” tambahnya.

“Berbagai resiko yang kita hadapi insya Allah kita akan upayakan untuk diminimalisir dampaknya, salah satunya adalah kita melaksanakan seminar nasional ini secara online agar kita selalu terupdate dan mendapatkan jalan keluar dari masalah ini’’ ungkapnya (ZA_MI)

Instruktur Leadership Banjir Pujian Dari Para Peserta Training.

Bekasi, Sabtu (25/01/20) dalam pertemuan keempat kali ini instruktur dibanjiri pujian oleh para Peserta Training Basic Sharia Banking Program dengan Tema “Leadership” di ruang training Kantor cabang BPRS Artha Madani yang berlokasi di Jalan. Industri Pasir Gombong No.57A, Cikarang Kota, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Ada pun peserta yang hadir 30 peserta, dan Instruktur Leadership Bapak Anton Hendrianto yang kini menjabat sebagai Executive Director Muamalat Institute dan juga menjabat sebagai Head of Learning & Talent Management di Bank Muamalat.

Diantaranya pujian yang terlontar dari salah satu peserta training Intan Permata Sari di History Whatshapnya mengatakan “Coach Anton, Terimakasih untuk Ilmunya hari ini. Seruuuuu…senam pipi kita seharian di Sabtu ceria,” ungkapnya Ibu yang menjabat sebagai Kasie SDI di BPRS Artha Madani.

@intanpermatasari2811 juga menambahkan “Sangat senang, dari cara pembawaan materinya, tidak membosankan selalu membuat kita ceria dan bahagia sepanjang training. Jadi dengan posisi kita senang dan ceria mengikuti training ini materi akan mudah masuk dan memahami apa yang disampaikan oleh Bapak Anton”, ujarnya.

Baca juga : Lebih Mengenal Apa Itu Syariah untuk karyawan BLU Pusat P2H

Selain itu juga di akhir training Muamalat Institute selalu menyuruh peserta agar mengisi evaluasi instruktur yang sudah disediakan link pengisiannya. Namun saat dilihat instruktur Leadership Bapak Anton Hendrianto begitu banyak peserta yang memujinya. Diantaranya; Lugas, Jelas, Penyampaian materi terbaik. Sangat aktif dan komunikatif, intonasi bagus, sangat memberi semangat. Puas, dan Sangat Kompeten. Keren gaessssss. Semoga bisa kembali memberikan materi-materi yang lain untuk kami. Itu lah diantaranya pujian dari para peserta.(ZA_MI)

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?