Bank Muamalat Indonesia Galakkan Program Siaga Bencana

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. memberikan program kepedulian terhadap bencana alam khususnya bencana gunung api, gempa bumi dan tsunami untuk seluruh direktorat karyawan Bank Muamalat Indonesia. Program kepedulian tersebut didukung oleh pemateri – pemateri yang memang mumpuni pada bidangnya.

Program kepedulian terhadap bencana alam dibuka oleh Ir. Fachrizal, MSc., dengan pemaparannya terhadap bencana gempa bumi dan tsunami yang kemudian dilanjutkan secara detail oleh Haris Sunendar S.Si., M.T, mengenai pemahaman dan penganggulangan bencana tsunami. Selanjutnya pemaparan mengenai kesiapan penanggulangan bencana gempa bumi dan gunung api yang disampaikan oleh Dr. Hetty Triastuty, S.Si, M.Sc.

Direktur Compliance Bank Muamalat Indonesia (BMI), Andri Donny mengatakan, betapa pentingnya kepedulian dan kesiapan karyawan dalam menghadapi bencana alam khususnya untuk bencana – bencana tersebut dimana Bank Muamalat saat ini memiliki beberapa kantor cabang yang berada di daerah rawan bencana, pun untuk karyawan yang berada di daerah yang minim terhadap ketiga bencana tersebut diharapkan dapat memanfaatkan program ini sebagai sarana pembelajaran.

Program yang di-support penuh oleh Muamalat Institute ini dihadiri oleh hampir seluruh perwakilan kantor cabang Bank Muamalat Indonesia, “Muamalat Institute selaku anak perusahaan Bank Muamalat yang bergerak di bidang Research, Training, Consulting, Publication akan mendukung penuh pembelajaran di Bank Muamalat, dan untuk program kepedulian terhadap bencana alam ini adalah salah satu program yang cukup penting demi kemaslahatan dan keselamatan karyawan yang berada pada wilayawah rawan bencana,” ujuar Direktur Executive Muamalat Institute Anton Hendrianto.

“ini adalah bentuk kepedulian dan kesiapan management dalam membuat rasa aman dan nyaman uuntuk semua SDMnya,” tambahnya Anton yang juga pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia.

Bank Muamalat menjalin kerjasama dengan WWF Indonesia

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. bersama World Wildlife Fund for Nature (WWF) Indonesia, serta dibantu dengan Muamalat Institute sebagai partner Bank Muamalat, mengadakan Business Corner “ Business Opportunity for Sustainable Financing” untuk memberikan pelatihan dan sharing session secara Virtual Online kepada karyawan Bank Muamalat mengenai Latar Belakang dan Potensi Bisnis dari Sustainable Finance (Keuangan Berkelanjutan) melalui Webinar-Zoom, Jumat (18/12/20)

Sesi tersebut merupakan salah satu kegiatan pelatihan mengenai konsep Sustainable Finance yang merupakan bagian dari penerapan keuangan berkelanjutan sesuai Program dari regulator – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dimana Bank Muamalat Indonesia yang menjadi anggota Inisiatif Keuangan Berkelanjutan (IKBI).

Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Muamalat telah menjalin kerjasama dengan WWF Indonesia yang merupakan salah satu anggota IKBI dalam penerapan keuangan berkelanjutan, dimana bentuk dari kerjasama ini salah satunya diwujudkan dalam pemberian pelatihan kepada karyawan Bank Muamalat secara periodik.

Head of Sustainable Finance WWF Indonesia Rizkiasari Yudawinata menjelasan bahwa Lembaga Jasa Keuangan memiliki peranan penting dalam masa transisi dunia untuk menuju sustainable business dan Indonesia menunjukkan leadershipnya di Kawasan ASEAN dalam perkembangan sustainability financing yang ditunjang dengan aturan OJK sebagai regulator terkait pembiayaan berkelanjutan yaitu POJK no.51 tahun 2017. ‘’Diharapkan perbankan di Indonesia mulai dapat berkontribusi dalam meningkatkan portofolio pembiayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Bentuk Kerjasama WWF Indonesia sebelumnya juga telah memberikan pelatihan-pelatihan kepada Bank Muamalat dalam penyusunan Sustainability Report dan pelatihan mengenai Business Update seperti  Pembiayaan Berkelanjutan yang memperhatikan aspek Sosial, Lingkungan dalam mengembangkan Sustainable Financing. (ZA_MI)

Bank Muamalat Sabet 3 Penghargaan Human Resources Excellence Awards 2020

Muamalatinstitute.com – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meraih penghargaan bergengsi Human Resources Excellence Awards 2020. Pada ajang ini Bank Muamalat diganjar 3 tiga penghargaan sekaligus, masing-masing di bidang Employer Branding (Gold), Graduate Program Development (Silver) dan Leadership Development (Bronze).

Penghargaan ini diumumkan pada Jumat, 27 November 2020 lalu secara virtual. Bank Muamalat sendiri masuk dalam 7 kategori pada tahun 2020 . Selain 3 penghargaan di atas Bank Muamalat juga masuk dalam 4 kategori finalis yaitu Digital Transformation, Learning Development, Employee Engagement dan Talent Development.

Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan, Human Resources Excellence Awards adalah penghargaan bergengsi yang diberikan baik kepada perusahaan yang berprestasi di bidang pengelolaan sumber daya manusia dari berbagai industri di Tanah Air.

“Kami sangat bangga bisa meraih penghargaan bergengsi ini. Artinya pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan yang dilandasi oleh kultur Islami, Modern dan Profesional berjalan dengan baik sehingga mendapat apresiasi oleh pihak eksternal,” ujarnya.

Chief Human Capital Officer Bank Muamalat Riksa Prakoso menambahkan, prestasi yang diraih Bank Muamalat ini merupakan hasil dari kerja kolaboratif Direktorat Human Capital. Dia menegaskan bahwa perusahaan akan tetap menjaga kualitas pengelolaan SDM agar prestasi yang diraih ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa depan.

“Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruah insan karyawan Bank Muamalat, untuk terus berkarya dan secara konsisten memberikan solusi keuangan Syariah yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat” katanya.

“Muamalat institute sebagai salah satu pilar pendukung utama Bank Muamalat Indonesia dalam mendapatkan penghargaan bergengsi selama dua tahun berturut-turut dengan total delapan kategori, kami akan terus meningkatkan dukungan kami agar terciptanya SDM yang unggul Indonesia Maju,”pungkas Executive Director MI Anton Hendrianto (ZA_MI)

Muamalat Institute adakan Jumat Berkah di Pasar Kopro.

Pandemi di Indonesia membuat masyarakat kesulitan untuk mencari nafkah. Maka Muamalat Institute kembali menggelar Program rutin setiap bulannya Jumat Berkah yang ke-4 di Pasar Kopro Jl. Manggis II No. 23A, RT.14/RW.6, Tj. Duren Utara, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Jumat (4/12/20).

Kali ini Muamalat Institute langsung menggelar di pasar Kopro dan mengusung dengan tema “Indahnya Berbagi Antara Sesama”. Adapun Menu Jumat Berkah yang ke-4 ini yaitu Ayam Gebuk

Yuridin asli Pemalang menilai aksi yang diadakan oleh Muamalat Institute sangat terbantu untuk masyarakat sekitar Pasar Kopro ini. “Sangat baik untuk sedekah orang-orang yang ada di Pasar Kopro ini, dengan harapan bisa terus dilaksanakan program ini sehingga terbantu masyarakat sekitar sini,” ungkapnya bapak yang berprofesi sebagai supir Bajai.

Burhan, Pria yang berprofesi sebagai Penjual air isi ulang dengan grobak ini menjelaskan, sangat senang mendapatkan makan siang gratis. “Program hal seperti ini harusnya dilakukan oleh yang lainnya juga, sehingga orang seperti kami ini bisa terbantu masa-masa Pandemi ini,” ujarnya.

“Semoga Muamalat Institute terus sukses, dan juga insya Allah diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Amin,” harapnya.

Ketua Pelaksana Ilham Nadhir menyatakan, Program Jumat berkah ke-4 ini berjalan dengan baik dan lancar. “Semoga dengan program ini Muamalat Institute selalu diberikan keberkahan, dan kita terus melaksanakan rutin program ini satu bulan sekali untuk para Ojek Online, Ojek Pengkolan, Juru Parkir, Supir Bajai dan Masyarakat sekitarnya,” ungkapnya pria yang menjabat sebagai Support Finance di Muamalat Institute.

“Semoga Progam Jumat Berkah selanjutnya berjalan lebih berkah dan sukses lagi dan membawa nama Muamalat Institute menjadi lembaga pelatihan terbaik di Indonesia dengan motto “Maju Lembaga Pelatihan Syariahnya Bahagia Peserta pelatihannya” Aamiin ya rabbal alamin” tambahnya.

FEBI UIN Imam Bonjol Asah Kemampuan Mahasiswa Melalui Laboratorium Mini Bangking

Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol bersama Bank Muamalat Indonesia dan Muamalat Institute telah meresmikan Laboratorium Mini Banking Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol di Jalan Balai Gadang, Koto Tangah, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (1/12/20).

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua senat, enam dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Rektor lll Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama yang mewakili Rektor, Bank Muamalat Indonesia dan juga jajaran FEBI. ‌

Wakil Rektor lll Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Ikhwan menilai, Mini Banking ini sangat bermanfaat dan sangat di tunggu-tunggu oleh UIN Imam Bonjol Padang khususnya untuk FEBI Karena sangat diperlukan agar tercapai tujuan pembelajaran bagi para mahasiswa terutama terkait prodi-prodi perbankan.

“Kita tahu bahwa salah satu kurikulum perguruan tinggi dengan industri yaitu keterampilan, setelah tamat bisa siap kerja. Kenyataannya, selama ini sering mahasiswa produk dari perguruan tinggi masih belum siap kerja, maka minim keterampilan. Maka kehadiran Mini Banking ini sangat membantu dan kami sangat mengapresiasi ini,” ungkapnya.

“Kami ingin kampus UIN Imam Bonjol Padang, khususnya FEBI, menjadi pusat pengembangan ekonomi Islam minimal di regional Sumatra ini untuk tahap awal. Tentu ke depannya lebih tinggi lagi karena sesuai visi kita yaitu menjadi kompetitif di ASEAN, tentu kita bertahap untuk mencapai itu. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka, sehingga memiliki keterampilan yang mumpuni di bidangnya,” tambahnya

Sementara itu, Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto menjelaskan, Muamalat Institute terus berupaya mewujudkan Link & Match dengan mendukung konsep kampus merdeka dan merdeka belajar. Maka dengan Muamalat Institute bersama Bank Muamalat Indonesia, menurutnya, sangat mendukung pengadaan sistem perbankan di Mini Banking UIN Imam Bonjol yang merupakan langkah awal dan nyata untuk memastikan cita-cita awal tercapai.

“Kami sangat berharap setelah kerja sama Mini Banking ini akan diikuti dengan program sertifikasi dosen dan mahasiswa sebagai pendamping ijazah, program pemagangan bersertifikasi, riset dan beberapa hal positif yg dapat meningkatkan kualitas SDM syariah, demi mendukung pertumbuhan ekonomi syariah,” ucap Anton yang juga pejabat senior BMI ini.
(ZA_MI)

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?