Muamalat Institute berlakukan WFH untuk karyawannya

MuamalatInstitute.com, Jakarta Barat – Direktur Muamalat Institute mengeluarkan surat edaran kepada karyawan untuk bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) pada senin sore 16 Maret.
Direktur Executive mengatakan “Pertama-tama, saya selaku manajemen Muamalat Institute turut prihatin atas kejadian CONVID-19 yg telah menjadi pandemi di seluruh belahan dunia dan telah merambah ke Indonesi, semoga seluruh stakeholder dapat menanggulangi dengan baik”
Beliau menambahkan “Kami selaku lembaga konsultasi yg mengedepankan kualitas dan SDM adalah segalanya bagi kami, maka kami memutuskan untuk menjaga aset paling berharga yakni people. Disamping itu, kami juga mengedepankan keamanan,keselamatan dan kesehatan klien-klien kamu yang tersebar di Seluruh Indonesia. Pada kesempatan WFH ini saatnya kami terus menjaga hubungan emosional dengan klien dan disisi yang lain dengan keluarga tercinta dari setiap insan MI” ungkapnya
Beliau berharap “Upaya terus kami lakukan dengan berkomunikasi mengenai pencegahan pandemi ini melalui social media kami, semoga semakin cepat mereda dan kita bisa beraktifitas seperti sediakala” terang Anton.

Muamalat Institute meluncurkan ‘Distance Learning’ di Tengah Wabah COVID-19.


MuamalatInstitute.com, Jakarta – Pada saat pandemi COVID-19 ini, akhirnya banyak mengubah gaya dan cara orang, perusahaan dan organisasi dalam menjalankan bisnisnya. Ini juga berdampak pada gaya belajar, namun khitoh kita semua adalah belajar dan tanpa belajar kita akan sulit berkembang.
Diakui Anton, melihat kenyataan itu Muamalat Institute berkomitmen untuk menumbuhkan tingkat pembelajaran yang tinggi di Indonesia walaupun pada masa yang cukup menantang seperti saat ini.
“Muamalat Institute terus berkomitmen mendukung sistem dan gaya belajar pada keadaan apa pun, karena kami memiliki cita-cita besar dalam membangun negara pada bidang SDM. Saat ini MI terus berinovasi dan berkarya sehingga cita-cita luhur kami dapat tercapai,” tambah Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute sewaktu diwawancarai melalui WhatsApp, Sabtu (04/04).
Muamalat Institute, masih menurut Anton, juga meluncurkan ‘Distance Learning’ yang dapat diikuti oleh semua kalangan. pada kesempatan ini kami memiliki beberapa program yakni: Bedah Akad Murabahah, Fundamental Graphology, Wabah Covid-19 dan Perbankan Syariah di Indonesia serta Restrukturisasi Nasabah Terdampak Covid-19, adapun program ini gratis untuk semua kalangan dan akan diikuti dengan beberapa program lain yang menarik setelah kesempatan pertama ini.
“Selain itu, Muamalat Institute pun akan segera meluncurkan program pembelajaran yang berbasis teknologi dengan menggunakan mobile platform untuk mendukung kesinambungan proses belajar yang ada di Indonesia sehingga dapat terwujudnya SDM Unggul Indonesia Maju,” imbuh Anton yang juga selaku salah satu pejabat senior di Bank Muamalat Indonesia.

“Kami berharap Covid-19 dapat segera diatasi agar seluruh anak bangsa dapat berkarya dan berinovasi seperti sediakala untuk kejayaan Indonesia,” pungkasnya.

#

Tentang Muamalat Institute

Sejak pertama kali Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Perbankan Syariah (LPPBS) di dirikan tahun 1992 – kini menjadi Muamalat Institute, Kami senantiasa terus berupaya mengembangkan dan mensosialisasikan Ekonomi Syariah di Indonesia melalui Edukasi, Konsultasi dan Riset.
Perkembangan perbankan syariah yang terus menunjukan angka positif yang tercermin dari pertumbuhan asset, pembiayaan maupun DPK (dana pihak ketiga) memang mendorong tingginya kebutuhan akan sumber daya insani (SDI) yang kompeten dan sosialisasi yang perlu disampaikan secara lebih optimal, agar pasar atau masyarakat mendapatkan pengetahuan yang baik mengenai perbankan syariah.
Sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan syariah profesional yang telah memasuki usia 23 tahun, MI secara rutin menyelenggarakan pelatihan (training) untuk peningkatan kualitas SDI yang menguasai prinsip-prinsip ekonomi syariah dengan dukungan instruktur berpengalaman dan fasilitas belajar terbaik.
Di bidang lain, MI memberi nilai tambah para pelaku bisnis syariah melalui layanan konsultasi (consultancy), recruitment, penelitian (research) dan publikasi (publication).
Untuk meningkatkan perhatian dan pengetahuan publik, secara proaktif MI turut mensosialisasikan ekonomi syariah pada masyarakat luas serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dari kalangan Lembaga Internasional, perusahaan atau lembaga keuangan, BPRS, Multifinance, BMT atau Koperasi Syariah, Pemerintah, Universitas dan lainnya.
Melalui layanan yang ditawarkan ini, MI berharap dapat turut serta dalam meningkatkan SDI yang berkualitas dan mensosialisasikan ekonomi syariah serta menumbuhkembangkan lembaga keuangan syariah yang sehat, berkualitas dan tetap memiliki daya tahan bagi dinamika ekonomi lokal maupun global.

UNIDA Jalin Kerjasama dengan Muamalat Institute

Ponorogo, Gontornews — Dalam rangka menindaklanjuti kerjasama dengan Bank Muamalat, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menandatangani kesepakatan kerjasama (Memorandum of Agreement) dengan Muamalat Institute. Penandatanganan MoA yang berlangsung Rabu (2/3) dilakukan oleh Dekan FEM UNIDA Dr Khoirul Umam MEc dan Yudi Siswanto dari Muamalat Institute.

Melalui kesepakatan ini diharapkan upaya Optimalisasi Mini Bank yang akan menggunakan aplikasi perbankan dari Bank Muamalat akan segera terwujud.

Insya Allah pada tahun ajaran depan, Mini Bank ini sudah bisa kita optimalkan untuk pelatihan perbankan mahasiswa,” tutur Adib Susilo, salah satu dosen FEM UNIDA, kepada gontornews.com.

Ia juga menjelaskan, Mini Bank ini juga akan dibuka di Kampus UNIDA Putri Mantingan. Dengan hadirnya Mini Bank ini diharapkan mahasiswa FEM bisa mengenal langsung bentuk sistem kerja di perbankan. Terlebih lagi, Mini Bank ini akan menerima tabungan nasabah seperti layaknya bank pada umumnya, yang pada tahap awal nanti akan dibuka khusus bagi mahasiswa UNIDA. [Harda & Taqin/Rusdiono Mukri]

MOU Muamalat Institute dengan Universitas Esa Unggul

Hari ini Selasa, 20 Desember 2016 telah ditandatangani MoU antara Universitas Esa Unggul yang diwakili oleh Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, MBA dengan Muamalat Institute yang diwakili oleh Hermansyah selaku Direktur Eksekutif Muamalat Institute dan Universitas Esa Unggul dengan DHM Partners (perusahaan jasa konsultan HR) yang diwakili oleh Denny H. Makarim selaku Direktur DHM Partners, bertempat di Ruang 207 Universitas Esa Unggul.

MOU MI & Univ. Esa Unggul

Dengan MoU ini, Universitas Esa Unggul mewakili sisi akademis bekerja sama dengan para praktisi yang dalam hal ini adalah Muamalat Institute akan menyiapkan program edukasi dan literasi perbankan syariah. Saat ini bisnis syariah di Indonesia berkembang dengan sangat pesat sehingga membutuhkan lulusan yang kompeten dibidang tsb. Demikian  juga halnya dengan DHM Partners yang akan memberikan pelatihan dibidang Hubungan Industrial (Industrial Relation) yang merupakan bidang yang sangat penting di tiap perusahaan. Pelatihan ini meliputi bidang hubungan kerja, perjanjian kerja, pemagangan, pengupahan dll yang wajib dipahami oleh setiap tenaga kerja di Indonesia. Seluruh pelatihan akan diberikan langsung oleh para praktisi handal dibidangnya masing-masing. Para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan tsb akan mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai dengan bidang yang diikuti. Diharapkan dengan sertifikasi tsb, nilai tambah dari para lulusan UEU akan meningkat dan semakin kompetitif di dunia kerja.

Foto bersama Civitas Akademia Univ. Esa Unggul dgn Dir. Executive Muamalat Institute

Baca Juga : LMS Muamalat Institute

Muamalat Institute Dorong Training Karyawan di Tengah Pandemi COVID-19

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia (Bank Muamalat) melalui Muamalat Institute mendorong program untuk karyawan dalam kondisi wabah Covid-19. Salah satunya adalah dengan menawarkan program training melalui Zoom Cloud Meetings. Adapun program yang diberikan beragam tema di antaranya, Effective Phone Selling Skill, Daily Productivity, Project Management.

Program yang berjalan mulai dari 8-22 April 2020 ini juga bertujuan agar para karyawan Customer Service, RM Funding, BDM Funding, Sub Branch Manager seluruh Indonesia memiliki bekal kerja saat di rumah. Hal ini juga akan disusul dengan program yang serupa untuk semua RM Financing minggu depan.

Dalam kegiatan yang dihelat di Jakarta, (22/04/20), turut dihadiri oleh Direktur utama Bank Muamalat Indonesia, Achmad Kusna Permana, Direktur Bisnis Ritel, Purnomo B. Soetadi, Head of Distribution & Network Management, Agung Prambudi. Hadir juga Anton Hendrianto selaku Executive Director Muamalat Institute dan juga senior pejabat di Bank Muamalat.

Achmad Kusna Permana dalam kegiatan ini memberikan nasihat agar karyawan bisa menjaga kesehatan di tengah wabah Covid-19 ini dan pola hidup yang sehat, “Jaga productivity anda (kita digaji, bagaimana anda menjaga ability anda harus adaptif dengan perubahan yang ada, perubahan bagaimana cara kerja kita, perubahan customer kita,” ujarnya.

“Hayo, kita juga akan melewati fase ini bersama-sama, setelah ikhtiar itu semua, tentu kita sebagai Bank Syariah harus bertawakal dan kita punya keyakinan bahwa Allah tidak akan memberikan kesulitan kepada kita, tanpa Allah memberikan kemampuan kepada kita untuk menyelesaikan. Bawakan doa terbaik kita dalam sujud salat kita, tambah salat kita dengan sunnah sunnah, salat rowatib kita. Momen terbaik saat Ramadan, doakan tentu kita bawa di dalam doa kita agar Bank Muamalat tempat kita mencari nafkah, tempat kita ibadah, tempat mengembankan karir agar bisa maju. Saya yakin temen-temen punya spirit yang sama seperti saya, dan kita mampu bisa melewati semua ini,” ungkap Permana lagi.

Baca Juga : http://keuangansyariah.mysharing.co/muamalat-institute-luncurkan-lms-berbasis-cloud-di-harpenas/

“Selamat menikmati program project management ini. Saya rasa kalau kita mau berubah dengan program project management ini adalah salah satu skill yang harus kita kuasai di tahun 2020 dan abad 21,” sambung Anton Hendrianto.

Anton yang juga menjabat senior di Bank Muamalat Indonesia menambahkan, di samping pelaksanaan distance learning, Bank Muamalat Indonesia juga mengunakan digital platform dalam melaksanakan Learning From Home untuk mendukung proses Work From Home (WFH), sampai hari ini Muamalat Knowledge One (MK1) telah dipelajari 65 ribu kali sedari WFH ditetapkan managemen,” tutur Anton. (*)

Muamalat Institute Luncurkan LMS Berbasis Komputasi Awan

Muamalat Institute (MI) sebagai subsidiary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkenalkan produk Learning Management System (LMS) berbasis komputasi awan atau cloud. Produk ini merupakan hasil kerja sama dengan ProSpark, perusahaan teknologi global yang khusus menyediakan platform LMS.

Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto mengatakan, meskipun saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19, hal tersebut tidak menjadi halangan untuk memperkenalkan produk baru kepada klien. Muamalat Institute menggelar webinar melalui aplikasi Zoom bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional pada Sabtu (2/5/2020).

“Alhamdulillah Muamalat Institute terus memperkuat posisi sebagai konsultan tedepan dalam memberikan layanan yang prima kepada klien-kliennya. Saat ini kami meluncurkan Learning Management System berkerjasama dengan Prospark untuk mendorong pembelajaran anytime and anywhere berbasiskan teknologi terkini demi terciptanya SDM Unggul Indonesia Maju,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang di terima gomuslim, Senin (4/5/2020).

Baca Juga : https://www.gomuslim.co.id/read/news/2020/05/04/19121/-p-muamalat-institute-luncurkan-lms-berbasis-komputasi-awan-nbsp-p-.html

Anton menjelaskan, kerjasama antara Muamalat Institute dan Prospark dapat terwujud karena kedua perusahaan memiliki kesamaan visi dalam pengembangan SDM. Dia mengatakan bahwa Muamalat Institute dan ProSpark percaya jika perkembangan satu negara sangat ditentukan oleh kualitas SDM-nya.

“Jadi LMS yang dapat digunakan oleh kalangan pelajar dan profesional akan menjadi pilihan sistem pembelajaran yang modern dan selaras dengan industri 4.0,” tambahnya.

Anton berharap MI dan Prospark dapat memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk dapat belajar dan mengasah kemampuan demi meningkatnya kualitas SDM untuk tercapainya Indonesia yang makmur.

Alfa Bhumira mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga dapat menjalin kerjasama dengan Muamalat Institute. Apalagi dengan adanya wabah corona ini semakin menunjukkan bahwa sekarang eranya teknologi. Dengan produk ini Muamalat Institute dan ProSpark sudah mempunya visi dan misi terhadap perubahan yang terjadi akibat COVID-19.

“Setiap Individu memerlukan learning dan training untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Segala sesuatunya berubah sangat cepat, makanya perusahaan dituntut untuk selalu memberikan inovasi. MI Learning Solutions Powered by ProSpark adalah agent of change di islamic area dan komunitas berbasis syariah,” pungkasnya. (hmz/rls)

Gallery Foto

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?