Bank Muamalat meluncurkan program M-Shop-MuamalahPlace untuk memperkuat silaturahmi dengan para alumninya.

Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia (BMI) Achmad Kusna Permana mengatakan, “alumni adalah asset, terlebih mereka telah banyak berkontribusi untuk Bank ini, bahkan hingga saat ini mereka masih tetap berkontribusi sebagai ambasador bagi Bank Muamalat”. Sebagai bentuk rasa syukur BMI berusaha untuk tetap menjaga silaturahmi dengan para alumninya dengan memberikan program – program yang melibatkan para alumni dan keluarga karyawan,” ujarnya dalam peryataannya, kamis (13/8/2020)

Tidak hanya itu, dengan diluncurkannya program M-Shop sebagai Muamalahplace yang ditujukan guna membantu para alumni dan keluarga karyawan dalam mempromosikan produk – produk atau usaha mereka kepada karyawan aktif BMI maka silaturahmi yang sudah terjalin akan menjadi semakin kuat. M-Shop sendiri diharapakan dapat ikut membantu perkembangan usaha para alumni dan keluarga karyawan.

“M-shop adalah bukti nyata bahwa BMI adalah institusi yang berbeda dari kebanyakan institusi yang ada saat ini, Intitusi yang tetap menjaga silaturahmi dan peduli kepada para alumni dan keluarga karyawandemi terciptanya sinergitas yang baik”.

Paralel dengan diluncurkannya program M-Shop Riksa Praksoso selaku Chief Human Capital secara perdana juga membuka program Learning Club. “Pelatihan adalah salah satu hal penting yang kami fokuskan bagi rekan – rekan alumni, Bank Muamalat melalui program Learning Club akan memberikan kesempatan kepada para alumni untuk mendapatkan pelatihan yang insya Allah dapat menunjang kegiatan mereka pasca pension dan tidak ini saja namum berbagai kegiatan positif lainnya seperti pengajian bulanan dan tahajud berjamaah”.

Pada pelaksanaan perdana Learning Club BMI yang didukung penuh oleh Muamalat Institute (MI) dalam memberikan beberapa ragam pelatihan dan pengembangan kepada Industry keuangan dan non-keuangan. “Program Financial Planner ini harapannya dapat membantu peserta dalam membuat keputusan yang bijak dalam mengelola keuangan bersama keluargapada masa kenormalan baru’” pungkas Anton Hendrianto sebagai Executive Director MI dan Head of People Development & Culture BMI.

BPRS Al-Salaam Menyiapkan Personil Kepatuhan.


Jawa Barat_ Muamalat Institute, Kamis (9/7/20), Training Compliance BPRS Al-Salam dilakukan secara tatap muka, walau pun training tatap muka Muamalat Institute tetap mematuhi dengan anjuran pemerintah dan protokol kesehatan, di Jalan. Limo Raya RT 002 RW 004 Limo – Depok, Jawa Barat.


Ada pun pesertanya sejumlah 50 rang diantaranya ada Direktur Utama BPRS Al-Salaam Ichwanda Munir Syamsoeddin, dan fasilitator Rudi Haryadi selaku Asosiate Muamalat Institute.

Rifai Hermawanto mengatakan, “Mendapatkan training tentang compliance dari Muamalat Instituite, Sangat ditunggu training compliance ini, soalnya kita mau menyusun fungsi kepatuhan, sesuatunya memang tidak kebayang, tapi dengan penjelasan Pak Rudi yang merupakan praktisi membuat kita mudah memahami jadi tergambar untuk ke deppannya” ungkapnya salah seorang peserta.


Mohamad Irfan menyatakan, “BPRS Al-Salam sedang menyiapkan personil untuk persatuan kerja kepatuhan, dengan menghadirkan Muamalat Intitute dan fasilitator yang sangat berkompeten jadi kami sangat mudah untuk memahaminya” ujarnya. (ZA_MI)

Peserta PDPS Menilai Setiap Akad Terdapat Kunci-Kuncinya.

Salah satu kunci para karyawan perbankan Syariah agar memahami Pemahaman Dasar Perbankan Syariah (PDPS) dengan mengikuti training. Salah seorang peserta PDPS menilai dalam training harus memahami kunci kunci setiap akad.

“Kalau yang saya perhatikan hampir tiap akad terdapat kata kunci sehingga dapat mudah dipahami dan dikembangkan” kata Achmad Boyd Awaluddin, salah seorang peserta.

Awaluddin merasa bersyukur bisa mengikuti rangkaian Training ini, walau pun melalui Webinar-Zoom

“Alhamdulillah bisa ikut training PDPS, saya ucapkan terima kasih khususnya kepada Pak Herman dan Muamalat Institute yang sudah memfasilitasi agenda ini. Pemahaman yang saya dapat ini memang sangat mendasar dan dapat sangat membantu saya untuk kedepannya” ungkapnya pria yang menjabat sebagai Kabag SDI & Umum BPRS At-Taqwa.

Baca Juga: FEB UIN Jakarta Gelar Seminar Leadership

Training yang berjumlah 9 peserta dari berbagai perusahaan perbankan Syariah diadakan selama dua hari melalui via Webinar-Zoom, ada pun instruktur PDPS Hermansyah selaku Asosiate Muamalat Institute, Kamis-Jumat (23-24/07/20).

Kontrol Intern cabang Syariah Sambas Bank Kalbar Veni Adriani menyatakan, terima kasih kepada Pak Herman dan Mas Isal dari Muamalat Institute, pelatihan dan materinya mudah dipahami, juga sharingnya ilmunya lebih baik” ujarnya salah-satu peserta. (ZA_MI)

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?