MI Meluncurkan Program Jumat Berkah

MI.com – Muamalat Institut meluncurkan progran Jumat Berkah dengan membagikan mie ayam gratis kepada warga di depan kantor Muamalat Institute Jalan Tanjung Duren Raya Raya, Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, (11/09). Hal ini dilakukan dalam rangka mengawali program Muamalat Institute ‘Jumat Berkah’.

Salah satu penjual Mie Ayam Juliati mengaku sangat bersyukur dan sangat terbantu atas program Jumat Berkah MI ini. Pedagang yang sudah belasan tahun berjualan ini kaget saat tiba-tiba diminta oleh pihak MI untuk memindahkan grobak ke kantor Muamalat Institute dan membagikan Mie Ayam untuk para masyarakat sekitar. ”Bagi pelaku UMKM seperti saya, program MI ini sangat membantu,” ungkap Juliati.

Salah satu driver Ojek Online (Ojol) Mawardi menilai, program ini sangat bagus dengan adanya bantuan ini menolong driver ojol untuk makan siang gratis. ”Karena, orderan ojol lagi anyep, jadi.bersyukur banget dapet makan gratis,” ujarnya.

Executive Director Muamalat Institute Anton Hendrianto menjelaskan, sebagai lembaga konsultan, MI pada saat ini sangat beperan penting dalam membantu klien-klien dalam meningkatkan produktifitas di masa yang sangat menantang, karena banyak yang terdampak sangat dalam dengan kondisi ini, “Maka dari itu Muamalat Institute meluncurkan suatu program filantropi yang akan dilakukan setiap bulannya dengan memberdayakan sektor UKM dan memberikan bantuan langsung kepada yang terdampak covid-19” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Head of People Development & Culture Bank Muamalat Indonesia.

Disisi yang lain, Anton juga berujar, pihaknya berusaha harus memperhatikan dan sensitif pada kondisi sekitar. Menurutnya, ‘Jumat Berkah’ ini dapat membantu dan memberikan keberkahan untuk banyak pihak.(ZA_MI)

Bank Muamalat Indonesia Luncurkan M-Shop-Muamalah Place

Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia (BMI) Achmad Kusna Permana mengatakan, “alumni adalah asset, terlebih mereka telah banyak berkontribusi untuk Bank ini, bahkan hingga saat ini mereka masih tetap berkontribusi sebagai ambasador bagi Bank Muamalat”. Sebagai bentuk rasa syukur BMI berusaha untuk tetap menjaga silaturahmi dengan para alumninya dengan memberikan program – program yang melibatkan para alumni dan keluarga karyawan”.

Tidak hanya itu, dengan diluncurkannya program M-Shop sebagai Muamalahplace yang ditujukan guna membantu para alumni dan keluarga karyawan dalam mempromosikan produk – produk atau usaha mereka kepada karyawan aktif BMI maka silaturahmi yang sudah terjalin akan menjadi semakin kuat. M-Shop sendiri diharapakan dapat ikut membantu perkembangan usaha para alumni dan keluarga karyawan.

“M-shop adalah bukti nyata bahwa BMI adalah institusi yang berbeda dari kebanyakan institusi yang ada saat ini, Intitusi yang tetap menjaga silaturahmi dan peduli kepada para alumni dan keluarga karyawandemi terciptanya sinergitas yang baik”.

Paralel dengan diluncurkannya program M-Shop Riksa Praksoso selaku Chief Human Capital secara perdana juga membuka program Learning Club. “Pelatihan adalah salah satu hal penting yang kami fokuskan bagi rekan – rekan alumni, Bank Muamalat melalui program Learning Club akan memberikan kesempatan kepada para alumni untuk mendapatkan pelatihan yang insya Allah dapat menunjang kegiatan mereka pasca pension dan tidak ini saja namum berbagai kegiatan positif lainnya seperti pengajian bulanan dan tahajud berjamaah”.

Pada pelaksanaan perdana Learning Club BMI yang didukung penuh oleh Muamalat Institute (MI) dalam memberikan beberapa ragam pelatihan dan pengembangan kepada Industry keuangan dan non-keuangan. “Program Financial Planner ini harapannya dapat membantu peserta dalam membuat keputusan yang bijak dalam mengelola keuangan bersama keluargapada masa kenormalan baru’” pungkas Anton Hendrianto sebagai Executive Director MI dan Head of People Development & Culture BMI.

HIKP dan MI Bulatkan Tekad Hadapi Revolusi Industri 4.0

Jakarta -Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)  Harta Insan Karimah (HIK) Parahyangan selalu setia dalam memberikan yang terbaik untuk SDM-nya dengan terus bekerja sama Muamalat Institute (MI) dengan menggunakan Muamalat Institute Learning Solution (MILES). Hal tersebut terungkap dalam acara yang mengangkat tema  “Launching Learning Center BPRS HIK Parahyangan dengan Motto : Share Knowledge Together, Better Together” di Werbinar-Zoom, Senin (24/8/2020).

Dalam acara Launching ini dihadiri oleh Direktur Operasional BPRS HIK Parahyangan Martadinata, berikut jajarannya. Hadir juga Executive Director Muamalat Institute  Anton Hendrianto berikut divisi yang lainnya. Dalam rangkainnya acara ini juga ada penyerahan Aplikasi MILES kepada BPRS HIK Parahyangan langsung diberikan oleh Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto.

Executive Director Muamalat Institute, Anton Hendrianto menyatakan, bersyukur dengan kegiatan tersebut. Sebab dengan peluncuran ‘learning center’ itu bisa menjadi sebuah ajang pembelajaran dan pengembangan para pegawai.

“Alhamdulillah hari ini Muamalat Institute dan BPRS HIK Parahyangan meluncurkan ‘learning center’ sebuah digital platform untuk pembelajaran dan pengembangan karyawan sehingga dapat memanfaatkan proses pengembangan anytime dan anywhere, kami Muamalat Institute sangat ingin terus merangkul dan mendorong ekosistem syariah untuk tumbuh bersama untuk menciptakan ekonomi syariah yg kuat, ” ungkapnya Anton yang juga menjabat sebagai Head of People Development & Culture Bank Muamalat Indonesia.

Anton juga merasa sangat yakin semangat yang dimiliki oleh karyawan BPRS HIK Parahyangan  dengan managemen BPRS HIK Parahyangan yang terus aktif dalam pengembangan dan pelatihan talenta-talentanya untuk dapat mencapai aspirasi bisnis dengan kuat dan sehat melalui SDM yang memiliki kompetensi yang baik.

Direktur Operasional BPRS HIK Parahyangan, Martadinata menyatakan dalam sambutannya, sangat berterima kasih kesempatan kerja sama kepada MI.

“Kita dapat momen baru, dapat realiasi agenda baru yang bagi saya fundament yang cukup  baik bagi BPRS HIK Parahyangan. Karena berpegangan bahwa  Sumber Daya untuk kemajuan BPRS itu tidak mesti dari dalam, banyak kolaborasi – kolaborasi yang harus kita lakukan diwaktu waktu yang lalu dan kedepannya terus menerus, mengoptimaliasi hasil kerja kita, lebih optimal. Dengan Aplikasi ini kami sangat terbantu” ungkapnya.

Martadinata menambahkan, “Learning Center ini Insya Allah kita bisa Sharing Knowledge frekuensi yang sangat jauh luarbiasa dari sebelum-sebelumnya pengembangan manusia di sisi bisa kita lakukan dengan volume kuantitas yang lebih banyak dan tidak terbatas waktu juga tidak terbatas tempat lagi, nah ini sebuah cara lebih yang cepet bagi kita sebuah bank kecil atau BPRS Bank Mikro, namun punya keinginan untuk cepat tumbuh lebih baik, ” ujarnya. 

Peserta Publik MI berharap bisa Training secara Offline

Banyak kejadian-kejadian kejahatan pada mesin ATM. Maka dari itu Muamalat Institute membuat Training Online yang diikuti dari beberapa instansi dengan Tema “Mitigasi Kejahatan Mesin ATM pada Perbankan”, melalui Webinar-Zoom, Rabu (19/08/20).

Dalam training ini terdapat 7 peserta, empat dari BPRS HIK Parahyangan dan tiga dari BPRS Dinar Ashri. Muamalat Institute menghadirkan instruktur ini Associate Trainer AKP R. Hendro, ST.

Client Relationship Manager (External) Muamalat Institute Yudi Krisdianto menjelaskan diadakan Training ini Agar para bankirs mengetahui dan memahami tindak kejahatan yang terjadi pada mesin ATM. “Sehingga diharapkan dapat memitigasi sedini mungkin kejahatan yang akan terjadi,” ungkapnya saat diwawancarai melalui handphone.

Staff IT BPRS HIK Parahyangan Taufik Ismail merasa sangat senang mengikuti training ini dan Terima kasih kepada pak Hendro yang sudah memberikan banyak ilmu yang tidak tau sama sekali. “Semoga kedepannya kita dilancarkan dan dimudahkan aplikasinya untuk mendekati kesempurnaan,” ujarnya saat memberikan testimoni diakhir sesi Training online.

Taufik Ismail juga menambahkan “Semoga kita bisa mengambil bermanfaatnya, dan berharap bisa praktek langsung, ketemuan Offline, tapi nanti setelah covidnya musnah,” harapnya.

Operational BPRS Dinar Ashri KC Aikmel Faerus Ibrahim menyatakan sangat memberi masukan untuk kami menjadi lebih baik lagi setelah mengikuti training ini. “Semoga ada pelatihan Offline berikutnya lagi. Terima kasih,” ungkapnya saat memberikan testimoni melalui Flayer Training IG Muamalat Institute. (Z_A-MI)

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?