Environment Social and Governance terhadap Strategi Kinerja Konsep Keuangan Berkelanjutan pada Perbankan Syariah di Indonesia

Artikel Muamalat Institute

Environment Social and Governance terhadap Strategi Kinerja Konsep Keuangan Berkelanjutan pada Perbankan Syariah di Indonesia

Oleh : Umi Haniyatul Khoiriyah
Urgensitas keuangan berkelanjutan telah menjadi evolusi selama beberapa dekade, ESG (Environment, Social, and Governance) telah dipandang sebaga inti dari cara bisnis perusahaan/industri keuangan beroperasi, yang menjadi ukuran untuk memahami sepenuhnya dampak dari tindakan perusahaan. Fokus yang mengintegrasikan keberlanjutan dalam tujuan strategis, misi, dan keputusan dalam setiap kebijakan perusahaan sebagai upaya utama dalam menghadapi disrupsi digital dan ketidakseimbangan siklus alam pada seluruh aspek kehidupan dan industri dalam skala global. Penggabungan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dengan strategi kinerja keuangan berkelanjutan menjadi pendekatan yang semakin diakui dalam industri keuangan, termasuk dalam konteks perbankan syariah di Indonesia. Melalui integrasi prinsip-prinsip ESG dalam strategi keuangan berkelanjutan, bank-bank syariah di Indonesia dapat memainkan peran yang lebih proaktif dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan sambil tetap mematuhi prinsip syariah yang mendasari bisnis mereka

Kata kunci: Environment, Social, and Governance, Sustainable Development, Industri Keuangan, Green Banking

CSR Muamalat Institute, Tebarkan Inspirasi & Motivasi

Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), Muamalat Institute mengusung tema “MInspiration” dengan rangkaian acara Go Clean with MI dan Assalamu’alaikum Oma & Opa. Acara diselenggarakan pada Selasa, 7 November 2023. Tujuan utama CSR kali ini adalah memberikan inspirasi dan motivasi baik kepada tim Muamalat Insititute maupun kepada masyarakat sekitar.

CSR “MInspiration” diawali dengan kegiatan pertama yaitu Go Clean with MI yang diadakan di wilayah Bintaro Loop sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Muamalat Institute membantu para petugas kebersihan dengan membawa alat kebersihan seperti sapu lidi, serokan sampah, dan trashbag untuk membersihkan wilayah tersebut dari pukul 06.00 hingga 08.00 pagi. Selain memberikan dukungan kepada para petugas kebersihan, Muamalat Institute ingin membagikan inspirasi kepada seluruh warga yang sedang berolahraga di daerah tersebut dan para pengendara bahwa kita juga perlu ikut bertanggung jawab dengan kebersihan dan kerapian wilayah kota.

Acara berikutnya adalah Assalamu’alaikum Oma & Opa yang diadakan di Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti 2, Cengkareng, Jakarta Barat. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.30 hingga 11.30 di ruang aula panti tersebut. Diawali dengan perkenalan antar tim dari Muamalat Institute dan para Oma & Opa yang hadir di aula tersebut. Suasana semakin cair dengan dimulainya senda gurau dan saling bercengkrama, Oma & Opa bercerita mengenai berbagai memorinya di masa muda dan apa saja kegiatan mereka di panti sosial tersebut. Berlanjut dengan karaoke bersama, Opa & Oma menikmati waktu bersama tim Muamalat Institute dengan lagu-lagu kesukaan mereka. Selesai acara di aula, para petugas panti mengantarkan tim Muamalat Institute untuk berkunjung ke Oma & Opa yang memiliki kondisi bed ridden. Tim Muamalat institute juga sangat mengapresiasi para petugas Panti yang dengan sabar memberikan pelayanan terbaik kepada Opa & Oma.

“MInspiration” memberikan banyak inspirasi kepada tim Muamalat Insititute bahwa kita perlu terus menjaga kebersihan dan memulai hari-hari pagi dengan semangat seperti para petugas kebersihan. Selain itu melalui program Assalamu’alaikum Oma & Opa memberikan inspirasi bahwa berbagi kebahagiaan tidak selalu dengan materi yang besar, namun mendengarkan cerita orang lain, berbagi makanan ringan, atau sebatas saling berkunjung dapat membawa keceriaan untuk orang lain. Semoga dampak positif acara ini tidak hanya dirasakan oleh tim Muamalat Institute namun juga bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan Training Muamalat Institute 19 – 23 Desember 2023

Assalamu’alaikum Sobat MI

Muamalat Institute merupakan salah satu lembaga training yang siap memberikan fasilitas pelatihan terkait ekonomi syariah, self development, dan berbagai soft skill lainnya. Berikut adalah beberapa training yang diadakan oleh Muamalat Institute pada19 – 23 Desember 2023

Basic Sharia Banking Training bersama KB Bukopin Syariah

Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Syariah Level 5 bersama Bank Muamalat Indonesia

Implementasi Kepatuhan Syariah dalam Perbankan Syariah bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Pelatihan General Banking Syariah bersama Lembaga Penjamin Simpanan

Becoming Good Negotiator with Negotiation Skill

Berikut adalah training Muamalat Institute yang sudah berjalan, bila institusi, organisasi, atau Sobat ingin mengikuti training dari kami silakan langsung hubungi kami melalui media sosial Muamalat Institute!

Menanti Dampak Aksi Korporasi Terhadap Industri Halal Pada Tahun 2024

Artikel Muamalat Institute

Menanti Dampak Aksi Korporasi Terhadap Industri Halal Pada Tahun 2024

Oleh : Kurnia Haryakusuma, S.E., MSc

Pada tahun 2023, Indonesia mencapai posisi 3 (tiga) dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI dan State of the Global Islamic Economy (SGIEI) Report 2023. Pemerintah melakukan inisiatif penting dalam pengembangan ekonomi syariah, termasuk layanan sertifikasi halal dan program sosialisasi sertifikasi halal yang mudah, cepat, transparan, murah dan bahkan gratis. Dalam indikator makanan halal indonesia bertahan pada posisi kedua dan posisi ketiga untuk indikator modest fashion. Sedangkan dalam lingkup keuangan syariah, indonesia turun satu peringkat dari posisi 6 menjadi 7. Perbankan syariah di Indonesia berperan penting dalam mendukung perputaran ekonomi, terutama dalam pembiayaan rumah, UMKM, haji, dan umroh. Hadirnya bank syariah kedua terbesar di Indonesia diharapkan dapat menurunkan cost of fund dan memberikan stimulasi kepada pelaku UMKM. Produk perbankan syariah yang khusus, seperti SRIA dan CWLD dapat menjadi pilihan bagi investor dan menjadi indikator pengembangan perbankan syariah di Indonesia. Tingginya cost of fund perbankan syariah menjadi tantangan dalam pengembangan industry halal. Per Oktober 2023, terdapat 64,2 juta pelaku UMKM dengan potensi kebutuhan pendanaan sekitar 1.605 triliun. Total aset perbankan syariah mencapai 831,95 triliun per September 2023, dengan market share 7,27%. Upaya konkrit lainnya yang dilakukan oleh pemerintah yaitu, menyiapkan rencana penggabungan Bank Muamalat dengan UUS BTN untuk mencapai lembaga keuangan syariah dengan modal di atas 100 triliun.

Kata kunci: State of the Global Islamic Economy (SGIEI), Industri Halal, Perbankan Syariah

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?