Kaleidoskop Kegiatan Muamalat Institute

Assalamu’alaikum, halo sobat MI✨

Inilah #KegiatanMI yang berlangsung pada akhir Agustus 2023

Service Excellent & Handling Complaint #Batch 1 bersama Bank Aceh

Individual Learning Development Plan (ILDP) 2023 How to Make More Sales Batch 4

Individual Learning Development Plan (ILDP) 2023 How to Make More Sales Batch 5

Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Syariah Level 1

Pembekalan Sertifikasi Wakil Perantara Perdagangan Efek Pemasaran (WPPEP) Bank Danamon

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Akad-Akad Syariah Level Basic

Islamic Treasury Training for KPNO

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Akad-Akad Syariah Level Intermediate

Pemahaman Produk, Alur Proses, dan Financial Institution

Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Syariah Level 4

Bank Syariah Menuju Zero Carbon Emission

Artikel Muamalat Institute

Bank Syariah Menuju Zero Carbon Emission

Oleh : Balqis Vio Safira
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji upaya dan tantangan bank syariah di Indonesia dalam menuju zero carbon emission, yaitu kondisi di mana emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan oleh suatu entitas sama dengan jumlah GRK yang diserap atau dikurangi oleh entitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus terhadap tiga bank syariah, yaitu Bank Muamalat, Bank Aladin Syariah dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki potensi dan peluang untuk menjadi pelopor dalam upaya zero carbon emission, karena memiliki prinsip-prinsip yang sejalan dengan nilai-nilai lingkungan, seperti keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh bank syariah dalam mengurangi emisi karbon antara lain penggunaan energi terbarukan, penghematan energi dan air, pengelolaan sampah, pengembangan produk dan layanan ramah lingkungan, serta partisipasi dalam program konservasi dan reboisasi. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh bank syariah dalam menuju zero carbon emission, seperti kurangnya kesadaran dan komitmen dari manajemen dan karyawan, rendahnya literasi dan edukasi tentang perubahan iklim dan jejak karbon, serta terbatasnya data dan informasi tentang emisi karbon yang dihasilkan oleh bank syariah. Artikel ini merekomendasikan beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh bank syariah untuk meningkatkan upaya dan mengatasi tantangan dalam menuju zero carbon emission, seperti menyusun strategi dan target jangka panjang, melakukan pengukuran dan pelaporan jejak karbon secara berkala, meningkatkan kapasitas dan kolaborasi internal dan eksternal, serta mengintegrasikan aspek lingkungan dalam praktik bisnis dan tata kelola.

Kata kunci: bank syariah, zero carbon emission, jejak karbon, perubahan iklim

Juara MIKIR 2023 Menjadi Direktur Eksekutif Muamalat Institute Selama Satu Hari

Jakarta (27/09/2023)

Kesuksesan penyelenggaraan MIKIR tahun 2022 dan tingginya antusiasme pendaftar pada tahun 2023 adalah indikasi yang baik bahwa program ini memiliki dampak positif dan menarik minat banyak peserta. Program MIKIR 2023 ini menarik lebih dari 500 pendaftar yang berasal dari 205 perguruan tinggi dan SMA/SMK/Sederajat di 23 provinsi seluruh Indonesia dengan total hadiah 37 juta rupiah. Karena kompetisi MIKIR merupakan kuis interaktif yang menyenangkan bagi para pelajar di tingkat perguruan tinggi dan SMA/SMK/Sederajat di seluruh Indonesia untuk mengikuti program ini khususnya dalam menguji pemahaman dan kreativitas peserta dalam berpikir cepat dan tepat terkait topik-topik keuangan syariah baik perbankan syariah, pasar modal syariah, IKNB Syariah dan lainnya. Adapun acara ini kembali berkolaborasi dengan para stakeholder seperti Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Muamalat Indonesia (BMI), Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI), Islamic Insurance Society (IIS), Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI). Program MIKIR 2023 merupakan salah satu langkah Muamalat Institute dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan industri keuangan syariah. Muamalat Institute mengumumkan pemenang Program MIKIR 2023. Setelah melewati beberapa tahapan eliminasi, semifinal dan grandfinal akhirnya terpilih Fathmah Hanum, sebagai juara pertama program MIKIR 2023 yang berasal dari STAI Salahuddin Pasuruan.

Pada hari pertama Fathmah di Jakarta tanggal 26 September 2023, Anton Hendrianto selaku Direktur Eksekutif Muamalat Institute dan Head of Human Capital Strategy & Development Bank Muamalat Indonesia menyampaikan “Selamat kepada pemenang MIKIR 2023 juara pertama Fathmah Hanum berasal dari STAI Salahuddin Pasuruan juara kedua Sri Wahyuni dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Juara ketiga Rofi’ul Alim dari Universitas Muhammadiyah Bandung. Prestasi adalah bukti bahwa tidak ada batasan bagi apa yang dapat dicapai ketika kita memiliki visi yang kuat, tekad yang tak kenal lelah, dan semangat untuk terus belajar dan tumbuh. Semoga pencapaian ini hanya menjadi langkah awal dalam perjalanan menuju pencapaian yang lebih besar. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi dalam MIKIR 2023. Ini adalah upaya kolektif, dan saya sangat menghargai kerja keras semua tim yang terlibat. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengejar keunggulan dalam pekerjaan kita dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan dunia. Saya berharap bahwa program MIKIR ini bisa menjadi acara tahunan yang diminati oleh pelajar dari berbagai kampus dan sekolah di seluruh Indonesia”.

Selanjutnya Fathma Hanum menyampaikan “Melihat banyak sekali pesaing dari berbagai pelajar di tingkat perguruan tinggi dan SMA/SMK/Sederajat di seluruh Indonesia yang berkompeten. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk meraih juara pertama. Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada saat yang sama dengan persiapan untuk MIKIR, namun hal tersebut menjadi penyemangat untuk belajar”. Sehingga kemauannya untuk berhasil dan dedikasinya dalam mengatur waktu telah membuahkan hasil. Ia menerima hadiah prestisius dari Muamalat Institute yaitu bisa mendapatkan kesempatan untuk datang ke Jakarta menjadi Direktur Eksekutif selama sehari dan menjadi GEULIS Ambassador serta hadiah uang tunai, free voucher training dan e-sertifikat. Terpilihnya Fathmah sebagai pemenang telah membuktikan kemampuannya dalam bidang industri keuangan syariah di Indonesia serta menjadi penyemangat untuk terus belajar dan berkembang lebih jauh serta berkontribusi di keuangan syariah di Indonesia.

Sebagai hadiah yang diterima juara pertama MIKIR, Fathmah menjalani rangkaian kegiatan. Hari pertama di Jakarta, Fathmah berkesempatan menjadi Direktur Eksekutif selama satu hari di Jakarta merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Ia juga dikenalkan dengan seluruh karyawan Muamalat Institute, diskusi program dengan manajemen Muamalat Institute, makan siang bersama manajemen Muamalat Institute, company visit serta menjadi narasumber podcast Muamalat Institute. Di hari kedua, Fathmah juga berkesempatan untuk menjadi GEULIS Ambassador dan melakukan literasi keuangan syariah di SMK Negeri 5 Bekasi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa dengan adanya program MIKIR ini juga memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk menjadi agen perubahan melalui MIKIR 2023, sehingga para pelajar dapat berkontribusi pada kemajuan pendidikan dan literasi di Indonesia dalam mendukung perkembangan kepemimpinan dan keterampilan pelajar muda. Terbukti program MIKIR 2023 berhasil membantu peningkatan literasi di Indonesia dengan menyumbang sebanyak lebih dari 2.800 orang telah mengikuti sosialisasi GEULIS dari total lebih dari 16.000 orang yang telah terliterasi keuangan syariah di Indonesia melalui program GEULIS yang dilakukan oleh Muamalat Institute dan Bank Muamalat.

Kedepannya Bank Muamalat Indonesia dan Muamalat Institute terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui program-program Link and Match Kampus dan Industri seperti Muamalat Enlightenment Campaign Program (MINTERIN), Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO), Muamalat Institute Kuis Interaktif (MIKIR), Muamalat Institute Movement Entrepreneur Incubator (MIMPI) hingga Dosen Tamu. Melalui program tersebut diharapkan mahasiswa dapat menjadi prime mover (penggerak utama) dalam inklusi produk dan layanan keuangan syariah.

Tentang Muamalat Institute

Muamalat Institute bertujuan mencetak sumber daya manusia profesional berkualitas sehingga dapat berperan dalam proses pembangunan Indonesia. Kami fokus bergerak di bidang pengembangan bisnis dan sumber daya manusia, dengan menyediakan jasa di bidang Training, Research, Consulting, & Publication.

Dengan pengalaman 31 tahun dalam menghasilkan bakat keterampilan tinggi dan bekerja sebagai mitra bisnis yang andal untuk Indonesia dan Asia Tenggara, MI berkomitmen untuk terus memberikan program pelatihan berkualitas dan konsultasi pengembangan bisnis untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Muamalat Institute

Gedung Muamalat Institute                                 

Jalan Tanjung Duren Raya 7 ABC

Grogol  Petamburan Jakarta Barat 11470

Telepon +6221-56980556  Faksimile +6221-56980557

www.muamalat-institute.com

Implementasi Integrasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Dorong Kinerja Perbankan Syariah

Artikel Muamalat Institute

Implementasi Integrasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Dorong Kinerja Perbankan Syariah

Implementasi Integrasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Dorong Kinerja Perbankan Syariah
Oleh : Kurnia Haryakusuma, S.E., MSc
Perbankan syariah menjadi salah satu sektor yang krusial dalam perekonomian nasional. Mobilisasi dana yang dilakukan masyarakat menggunakan jasa perbankan syariah cukup mengesankan melampaui pertumbuhan industri perbankan nasional. Meninjau hal tersebut, pertumbuhan perbankan nasional menjadi indikator yang menjadi potensi industri perbankan syariah untuk dapat diperbesar kapasitasnya melalui sejumlah strategi melalui integrasi Governance, risk, and compliance (GRC) khususnya berkaitan dengan teknologi dan keamanan siber. Contoh kasus beberapa waktu, sebuah bank syariah terbesar di Indonesia mendapat serangan ransomware yang mengancam akan menjual data-data penting terkait perusahaan dengan menghancurkan atau memblokir akses data dengan membayar sejumlah tebusan. Berdasarkan beberapa rekomendasi, maka perbankan syariah dapat mengadopsi implementasi GRC yang terintegrasi yang terutama melalui sosialisasi dan campaign kepada seluruh karyawan agar tidak menjadi silo.
kata kunci : Governance, risk, and compliance (GRC), Perbankan Syariah

Lowongan Kerja Mulia Teller Bank Muamalat

PT Bank Muamalat Indonesia memberikan kesempatan kepada putra – putri terbaik bangsa untuk bergabung bersama Bank Syariah Terbesar di Indonesia. Melalui pengalaman dan bukti nyata melayani para nasabah di seluruh nusantara, inilah kesempatanmu untuk ikut memberi apresiasi terhadap negeri dengan berkarya bersama Bank Muamalat dan menjadi bagian dari bank yang telah mengabdi selama lebih dari 100 tahun untuk Indonesia.

Bank Muamalat Indonesia memberikan lingkungan kerja islami, program training yang kompreshensif, an berkesempatan mengikuti program development lainnya.

Adapun periode melamar kerja dibuka hingga 31Agustus 2023. Informasi lebih lengkap terkait lowongan kerja ini bisa dicek

https://muamalat-institute.com/category/karir/

Subjek Email: Mulia Teller – Penempatan
Contoh: Mulia Teller – Subang

Don’t miss the chance to grow your career with Bank Muamalat!

Wakil Perantara Pedagang Efek

Wakil Perantara Pedagang Efek

Wakil Perantara Pedagang Efek (yang selanjutnya disingkat WPPE) adalah orang perseorangan yang bertindak mewakili kepentingan Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai PPE.

Wakil perantara perdagangan efek, atau broker efek, merupakan entitas penting dalam industri perbankan syariah yang menghubungkan investor dengan pasar efek. Dalam konteks bank syariah, peran broker efek menjadi lebih signifikan karena mereka membantu bank tersebut dalam melakukan investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Broker efek bank syariah berperan dalam menyediakan solusi investasi yang halal (sesuai dengan hukum Islam) kepada nasabah bank, memungkinkan mereka untuk berinvestasi dengan aman dan sesuai dengan nilai-nilai syariah.

Salah satu aspek penting dari peran wakil perantara perdagangan efek dalam bank syariah adalah dalam pemasaran produk investasi syariah. Mereka bertanggung jawab untuk memahami preferensi dan tujuan investasi nasabah bank dan kemudian menawarkan solusi investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Broker efek bank syariah harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang instrumen investasi yang halal, seperti sukuk (obligasi syariah), saham syariah, dan dana investasi syariah. Mereka juga harus menjalankan tugas pemasaran yang etis dan memberikan informasi yang jelas kepada nasabah tentang potensi keuntungan dan risiko yang terkait dengan setiap produk.

Selain itu, wakil perantara perdagangan efek bank syariah juga harus memastikan kepatuhan penuh terhadap prinsip-prinsip syariah dalam semua transaksi dan investasi yang mereka rekomendasikan. Mereka harus bekerja sama dengan tim internal bank syariah yang bertanggung jawab atas penilaian kepatuhan syariah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua aktivitas investasi yang dilakukan oleh bank syariah tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, broker efek dalam bank syariah memiliki peran yang sangat penting dalam mempromosikan investasi yang sah secara syariah dan membantu bank syariah dalam menyediakan solusi investasi yang beretika kepada nasabah mereka.

Perizinan WPPE :

Izin orang perseorangan sebagai WPPE yang selanjutnya disebut Izin WPPE adalah izin yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan kepada orang
perseorangan untuk bertindak mewakili kepentingan Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai PPE.
Perantara Pedagang Efek (yang selanjutnya disingkat PPE) adalah Pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk kepentingan sendiri
atau Pihak lain.
WPPE wajib memiliki Izin WPPE dari Otoritas Jasa Keuangan

Muamalat Institute Kembali Menyelenggarakan Muamalat Institute Kuis Interaktif (MIKIR) 2023

Jakarta (04/08/2023)

Pendidikan di Indonesia mengandung unsur knowledge, skill, & attitude yang terpadu dalam kreativitas dan kepribadian pelajar. Hal tersebut menuntut agar peningkatan mutu di bidang pendidikan harus selalu dibina untuk mendorong meningkatkan motivasi berprestasi pelajar di bidang akademik dan membantu meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah. Program literasi ekonomi dan keuangan syariah ini dikemas melalui program kompetisi yaitu Muamalat Institute Kuis Interaktif (MIKIR). 

Setelah kesuksesan yang luar biasa pada penyelenggaraan MIKIR tahun 2022. Muamalat Institute dengan bangga kembali menyelenggarakan kompetisi MIKIR di tahun 2023. Terbukti antusiasme pendaftar sangatlah tinggi. Program MIKIR 2023 ini menarik lebih dari 500 pendaftar yang berasal dari 205 perguruan tinggi dan SMA/SMK/Sederajat di 23 provinsi seluruh Indonesia. Karena kompetisi MIKIR merupakan kuis interaktif yang kekinian dan menyenangkan bagi para pelajar di tingkat perguruan tinggi dan SMA/SMK/Sederajat di seluruh Indonesia untuk mengikuti program ini khususnya dalam mengasah kemampuan berpikir cepat dan tepat terkait topik-topik keuangan syariah baik perbankan syariah, pasar modal syariah, IKNB Syariah dan lainnya. Adapun acara ini kembali berkolaborasi dengan para stakeholder seperti Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Muamalat Indonesia (BMI), Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI), Islamic Insurance Society (IIS), Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI).

Pada hari Sabtu tanggal 02 Agustus 2023 akhir dari rangkaian program MIKIR yaitu Tahap Grand Final MIKIR telah diselenggarakan secara online. Pada kesempatan ini dihadiri oleh Anton Hendrianto selaku Direktur Eksekutif Muamalat Institute & Head of Human Capital Strategy & Development Bank Muamalat Indonesia dan Mohamad Soleh Nurzaman selaku Kepala Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Syariah KNEKS serta Niken Novita Sari mahasiswa dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai juara pertama MIKIR 2022.

Mohamad Soleh Nurzaman menyampaikan “Kami sangat mendukung adanya acara MIKIR ini karena keberhasilan dari berbagai industri termasuk dari industri keuangan syariah terletak dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan tidak hanya itu saja keberhasilan industri keuangan syariah juga terletak dari literasi masyarakat untuk merasa percaya dan nyaman dengan produk dan layanan keuangan syariah. Oleh karena itu, pendidikan dan sosialisasi tentang nilai-nilai dan manfaat keuangan syariah menjadi kunci, dimana salah satunya diberikan oleh program MIKIR yang diselenggarakan Muamalat Institute”

Selanjutnya Anton Hendrianto menyampaikan “Kami dari Bank Muamalat dan Muamalat Institute ingin mewujudkan pertumbuhan ekonomi syariah melalui MIKIR. Saya sangat mengapresiasi para peserta MIKIR yang telah memberikan sumbangsih untuk melakukan literasi keuangan syariah melalui sosialisasi Gerakan Literasi Keuangan Syariah (GEULIS) karena dengan adanya literasi ini yang membuat pertumbuhan inklusi keuangan syariah semakin baik. Terbukti program MIKIR 2023 berhasil membantu peningkatan literasi di Indonesia dengan menyumbang sebanyak lebih dari 2.800 orang telah mengikuti sosialisasi GEULIS dari total lebih dari 16.000 orang yang telah terliterasi keuangan syariah di Indonesia melalui program GEULIS yang dilakukan oleh Muamalat Institute dan Bank Muamalat. Hal tersebut dapat membantu mencerminkan pengetahuan dan kemampuan seseorang secara kognitif mengenai keuangan. Karena program ini tidak hanya bermanfaat untuk para peserta program MIKIR 2023, namun juga bermanfaat untuk masyarakat luas di seluruh Indonesia”.

Niken Novita Sari mahasiswa dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai Juara pertama MIKIR 2022 juga menyampaikan “Sebagai Pemenang MIKIR 2022 memberikan pengalaman yang luar biasa untuk saya, khususnya ketika menjadi Direktur Eksekutif Muamalat Institute selama satu hari. Saya harap program MIKIR ini terus diadakan setiap tahun karena menjadi ajang untuk mahasiswa dan pelajar dalam meningkatkan pengetahuan dalam industri keuangan syariah karena MIKIR bukan hanya kompetisi, tetapi juga peluang pembelajaran dan pengembangan yang berharga bagi para mahasiswa yang tertarik pada keuangan syariah”.

Alhamdulillah rangkaian program MIKIR 2023 berjalan dengan baik dan seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian tahap MIKIR 2023. Mulai dari 100 orang yang lolos ke tahap Semifinal kemudian disaring menjadi 10 besar yang lolos ke tahap Grand Final. Dan didapatkan 3 pemenang yaitu juara pertama Fathmah Hanum berasal dari Universitas STAI Salahuddin Pasuruan, juara kedua Sri Wahyuni dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan Juara ketiga Rofi’ul Alim dari Universitas Muhammadiyah Bandung. Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah uang tunai, free voucher training dan e-sertifikat. Serta hadiah utama yang akan diperoleh juara pertama yaitu tiket dan akomodasi ke Muamalat Tower (Jakarta), menjadi Geulis Ambassador & Guest Podcast MIShow serta hadiah yang paling berkesan yaitu satu hari menjadi Direktur Eksekutif Muamalat Institute.

Diharapkan acara ini menjadi stimulasi positif bagi para pelajar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, problem solving dan kecepatan sehingga secara luas dapat mencetak generasi yang kompeten dan kompetitif. Penting untuk diingat bahwa Industri keuangan syariah, lembaga-lembaga akademik, pemerintah, dan masyarakat harus bekerja bersama-sama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dari industri ini. Mari kita bersama-sama menjadikan industri keuangan syariah sebagai contoh keberhasilan dalam menerapkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang berkelanjutan dan beretika dalam dunia bisnis.

Kedepannya Bank Muamalat Indonesia dan Muamalat Institute terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui program-program Link and Match Kampus dan Industri seperti Muamalat Enlightenment Campaign Program (MINTERIN), Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO), Muamalat Institute Kuis Interaktif (MIKIR), Muamalat Institute Movement Entrepreneur Incubator (MIMPI) hingga Dosen Tamu. Melalui program tersebut diharapkan mahasiswa dapat menjadi prime mover  (penggerak utama) dalam inklusi produk dan layanan keuangan syariah.

Tentang Muamalat Institute

Muamalat Institute bertujuan mencetak sumber daya manusia profesional berkualitas sehingga dapat berperan dalam proses pembangunan Indonesia. Kami fokus bergerak di bidang pengembangan bisnis dan sumber daya manusia, dengan menyediakan jasa di bidang Training, Research, Consulting, & Publication.

Dengan pengalaman 31 tahun dalam menghasilkan bakat keterampilan tinggi dan bekerja sebagai mitra bisnis yang andal untuk Indonesia dan Asia Tenggara, MI berkomitmen untuk terus memberikan program pelatihan berkualitas dan konsultasi pengembangan bisnis untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Muamalat Institute

Open chat
Assalamu alaikum warahmatullohi wabarakatuh.... ada yang bisa kami bantu ?