Pelatihan Pemahaman Dasar Perbankan Syariah Untuk Karyawan BPRS Dinar Ashri

PDPS-DINAR-ASHRI-AGUSTUS-2017

Pelatihan Pemahaman Dasar Perbankan Syariah ini merupakan kerjasama antara Muamalat Institute dan BPRS Dinar Ashri dalam rangka peningkatan pemahaman dasar perbankan syariah bagi karyawan baru maupun karyawan lama yang belum pernah mendapatkan pelatihan dasar-dasar perbankan syariah. Tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan tugas di dunia kerja dan khususnya di unit kerja masing-masing. Pelatihan ini, Alhamdulillah telah terlaksana pada tanggal 12-13 Agustus 2017 M / 19-20 Dzulqa’dah 1437 H dengan durasi efektif 14 Jam 30 Menit yang bertempat di Ruang Training Santika  lantai 1 Hotel Santika Mataram, Jalan Pejanggik nomor 32, Selaparang, Lombok, Indonesia.

Pada hari pertama kegiatan ini berjalan dengan lancar dan dihadiri 30 peserta.  Pre-test Pelatihan Pemahaman Dasar Perbankan Syariah dengan durasi 15 menit. Selanjutnya inclass materi Konsep Dasar Ekonomi Islam yang disampaikan oleh Bapak Dece Kurniadi yang bertujuan memberikan pemahaman dan kesamaan paradigm peserta sebagai seorang muslim yang harus menjalankan bisnis sesuai konsep syariah. Disampaikan pula tentang Fiqh Muamalah, Akad, Regulasi Bank Syariah dan diakhir materi dijelaskan tentang Perbedaan Bank Syariah & Bank Konvensional. Alhamdulillah, Pelatihan berjalan dengan lancar, interaksi peserta dengan Instruktur terbangun dengan baik. Instruktur memberikan contoh-contoh kasus yang mudah dipahami peserta.

Pada hari kedua instruktur membahas materi Produk Penyaluran Dana Bank Syariah yang terdiri dari murabahah, salam, ishtisna, mudharabah, musyarakah, ijarah / IMBT, serta dipaparkan pula Produk Jasa Bank Syariah yang terdiri dari Wakalah, kafalah, rahn, hawalah, sharf, dan qardh. Di sesi akhir pelatihan membahas tehnik perhitungan bagi hasil Bank Syariah dan simulasinya. Keseluruhan materi telah disampaikan oleh Instruktur Bapak Dece Kurniadi yang merupakan Associate Trainer Muamalat Institute.

Peserta diakhir pelatihan cukup aktif dan antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Hal ini terlihat dari seringnya peserta memberikan pendapat dalam pembahasan contoh kasus. Selanjutnya dilakukan ujian post-test yang bertujuan mengetahui perkembangan peserta setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini ditutup oleh instruktur dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Red : Whayudha

Read 66 times
Rate this item
(0 votes)