Pelatihan Aspek Legal dan Akad-akad Perbankan Syariah Mei 2016

Program Pelatihan Aspek Legal dan Akad-akad Perbankan Syariah ini merupakan pelatihan yang diselenggarakan oleh Muamalat Institute. Tujuan program ini agar para peserta yang mengikuti pelatihan ini mendapatkan materi dan praktek secara langsung dari praktisi yang dapat disesuaikan di lapangan  sehingga diharapkan para peserta dapat memahami secara teori aspek-aspek legal berserta kontrak-kontrak yang terdapat pada produk-produk pembiayaan syariah di perbankan syariah. Durasi program ini adalah 2 hari, dengan jumlah peserta 9 orang yang terdiri dari 1 orang dari Bank ANZ Indonesia, 1 Orang dari BPRS Artha Madani, dan 7 peserta lainnya berprofesi sebagai Notaris.

 

Program ini telah dilaksanakan pada tanggal 27-28 Mei 2016 M / 20-21 Sya’ban 1437 H dengan durasi 7 jam efektif setiap harinya bertempat di Ruang Training Muamalat Institute,  Jalan Tanjung Duren Raya No.7 ABC Grogol Petamburan Jakarta Barat. Adapun rangkaian kegiatan ini  terdiri dari pembukaan, ujian pre test, dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan secara klasikal oleh instruktur, dan diakhiri dengan post test & penutupan. Selama kegiatan berlangsung yang disertai dengan permainan-permainan / ice breaking menarik agar peserta semangat dalam menerima materi yang disampaikan oleh instruktur.

Pada kesempatan ini program dibuka secara resmi oleh Bapak Ahmad Risa Nurul Shobah selaku Marketing Departement Head Muamalat Institute. dilanjutkan dengan ujian tulis (pre test). Instruktur pada hari pertama dan kedua disampaikan oleh Bapak Lukita Tri Prakasa membahas berbagai aspek terkait dasar-dasar perbankan syariah, Assets & Liabilities Products, mengidentifikasi transaksi terlarang, peran serta fungsi para pihak dalam industri, dan produk-produk penghimpunan dana dalam perbankan syariah. Pada hari kedua membahas mengenai pengantar produk pembiayaan di perbankan syariah berbasis jual beli, sewa, take over pembiayaan, pemilihan akad, hingga pendistribusian hasil usaha yang dijalankan.

Beberapa peserta cukup kritis, untuk mengetahui lebih dalam terkait konsep dasar perbankan syariah, karena ingin mengetahui seperti apa praktek yang sebenarnya dilapangan dan diakhiri dengan post test yang bertujuan mengukur seberapa besar pemahaman yang peserta dapatkan selama program berjalan. Besar harapan, kedepannya Muamalat Institute dapat terus meningkatkan perannya dalam hal peningkatan kualitas SDM agar dapat terus meningkatkan  pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

Red : Suharyanto

Read 524 times
Rate this item
(0 votes)
Last modified on Tuesday, 28 June 2016 13:08