Standard Operating Procedure (SOP) berperan penting dalam menjaga konsistensi kualitas proses bisnis yang dijalankan oleh suatu organisasi. Review dan update SOP khususnya mengenai aktivitas operasional dan pembiayaan di Bank Syariah diperlukan untuk menjaga kesesuaian dengan regulasi yang berlaku serta
untuk mengendalikan risiko.

Dalam kondisi persaingan yang semakin ketat, konsistensi kualitas ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjaga kepercayaan stakeholder Bank.

Muamalat Institute sebagai lembaga training dan konsultasi berusaha menjadi katalisator dalam membantu lembaga keuangan syariah yang ingin berkembang menjadi bagian dari kemajuan keuangan syariah di Indonesia melalui pelatihan secara komprehensif serta konsultasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Atas dasar tersebut, Muamalat Institute menawarkan jasa Konsultasi dan Pendampingan Review Standard Operating Procedure (SOP) Operasional dan Bisnis kepada Institusi Keuangan.

 

Jika ada hal-hal yang perlu konfirmasi lebih lanjut, dengan senang hati dapat menghubungi tim Marketing kami.

Yudi Krisdianto, HP : 0896-7480-1228

Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018 di Bali, 8-14 Oktober 2018

Menko Perekonomian Darmin Nasution saat membuka High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, bersama Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, Menpar Arief Yahya, dan Ketua Umum MUI KH Maruf Amin, di Kementerian PPN, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai bahwa perkembangan ekonomi syariah di Indonesia cenderung berjalan di tempat.

Padahal, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah global mengingat populasi muslim yang mencapai 85 persen dari total penduduk Indonesia.

"Tapi kenapa dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, perkembangan (perbankan) syariah seolah-olah berjalan di tempat?," kata Bambang saat menyampaikan sambutan dalam High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (25/7/2018).