Penyelesaian Murabahah Bermasalah

Pertanyaan :

Bagaimana perlakuan penyelesaian pada Murabahah Bermasalah?

Jawaban :

Ada 3 (tiga) alternatif yang dapat dilakukan, yaitu :

  1.     Diselesaikan (untuk kasus yang sudah tidak ada harapan) dengan cara :

Obyek Murabahah dijual sesuai dengan harga pasar, hasil penjualan tersebut digunakan untuk melunasi sisa piutangnya, jika masih kurang maka diselesaikan dengan menjual barang jaminan sehingga piutangnya lunas.

  1.     Reschedule (untuk kasus yang masih ada harapan) dengan cara :

Memberikan penambahan atau perpanjangan waktu kepada nasabah untuk melunasi piu-tangnya tanpa merubah harga jual akan tetapi dapat dikenakan biaya ganti rugi sesuai dengan biaya-biaya riil yang dikeluarkan (at cost) tetapi tidak termasuk biaya dana.

  1.     Konversi/Restruktur (untuk kasus yang masih ada harapan) dengan cara :

Obyek Murabahah yang telah menjadi milik nasabah dibeli oleh Bank dengan memper-hitungkan sisa piutangnya dan harga barang di pasar. Kemudian setelah barang menjadi milik Bank, Bank dapat melakukan akad Ijarah atau Musyarakah atau Mudharabah terhadap barang tersebut dengan nasabah dengan harga sewa atau bagi hasil (pricing) yang diperhitungkan kembali sesuai dengan harga pasar.

Dalam hal ini, secara syariah pembelian oleh Bank tidak harus memerlukan adanya perubahan kepemilikan dalam dokumen, tetapi dilihat kepentingannya.

Ingin mengikuti Pelatihan Penanganan Pembiayaan Bermasalah, silakan hubungi kami atau klik link berikut : Pelatihan Penanganan Pembiayaan Bermasalah

Read 808 times
Rate this item
(0 votes)
Last modified on Monday, 20 November 2017 11:00