Konversi Pembiayaan Rupiah ke Valas

Diketahui:

Terdapat pembiayaan yang sedang berjalan dalam valuta rupiah, akan tetapi nasabah mengajukan perubahan pembiayaan menjadi dollar (USD), hal ini dikarenakan sumber pendapatan dari nasabah tersebut dalam USD sehingga jika pembiayaan diubah (dikonversi) menjadi USD juga maka nasabah akan terhindar dari risiko fluktuasi kurs dan marjin pembiayaan yang lebih rendah. Pemberian pembiayaan dalam Rupiah dikarenakan pada saat itu Bank sedang tidak mempunyai USD atau persediaan USD sedikit, sehingga pemberian pembiayaan dalam bentuk Rupiah.

Pertanyaan:

Bagaimana teknis atau cara mengubah (mengkonversi) pembiayaan yang sedang berjalan dalam valuta rupiah menjadi pembiayaan dalam valuta dollar (USD)?

Opini DPS:

  • Konversi pembiayaan secara langsung oleh Bank tidak bisa dilakukan sebab berarti uang dijual dengan uang sehingga tidak sesuai dengan syariah.
  • Jika dilakukan pemberian pembiayaan baru dalam USD oleh Bank dengan obyek yang sama juga tidak diperbolehkan sebab dalam 1 barang ada 2 harga atau akad sehingga tidak sesuai syariah.
  • Oleh karena itu cara atau proses yang dapat dilakukan untuk mengkonversi adalah menghentikan akad pertama/pembiayaan Rupiah dengan cara melunasinya dengan sumber dana pelunasan bukan berasal dari Bank itu sendiri (BMI) tetapi berasal dari sumber yang lain (boleh dari Bank lain atau pihak lain), kemudian setelah akad pertama selesai (pembiayaan Rupiah lunas) dibuatlah akad baru untuk pembiayaan baru dalam USD.  

Untuk anda yang bekerja di Bagian Pembiayaan BPRS, silakan ikuti training yang diselenggarakan oleh Muamalat Institute : 

Analisis Pembiayaan BPRS (harga diskon jika mengirim lebih dari 3 orang)

 

Read 92 times
Rate this item
(0 votes)
Last modified on Tuesday, 17 October 2017 11:12