Pembiayaan untuk Koperasi Karyawan Bank Konvensional. Bolehkah?

Apakah diperbolehkan memberikan pembiayaan pada Koperasi Karyawan Bank Konvensional ?

Opini DPS:

1. Bahwa seorang muslim yang bekerja di Lembaga Keuangan Konvensional (LKK) merupakan keadaan darurat.

2. Agar dihindari Bank Syariah melakukan penjualan secara proaktif atau menjadikan Kopkar LKK (termasuk Asuransi) sebagai target market.

3. Jika Kopkar yang bersifat proaktif mengajukan pembiayaan kepada Bank Syariah, maka Bank Syariah dapat memberikan pembiayaan dengan jangka waktu sesuai dengan jangka waktu kondisi darurat tersebut.

 

Penjelasan Opini:

Pada umumnya Bank Syariah melakukan kerjasama dengan koperasi karyawan dalam bentuk mudharabah, dimana koperasi karyawan tersebut akan menyalurkan dana yang diterima, dengan menggunakan skema murabahah kepada para anggotanya.

Maka dalam hal ini harus dipastikan pula bahwa Kopkar tersebut menyalurkan pembiayaan kepada anggotanya dengan dana yang berasal dari Bank Syariah sesuai dengan ketentuan syariah, bukan dengan pola konvensional.

Kemudian harus dilakukan pemisahan antara proyek pembiayaan mudharabah Bank Syariah dan koperasi dengan pembiayaan-pembiayaan lainnya yang ada dalam koperasi tersebut, mengingat koperasi yang dibiayai adalah koperasi konvensional. Secara umum pendapatan yang dihasilkan dari pembiayaannya adalah termasuk kategori pendapatan non halal yang berasal dari bunga.

(Anda ingin mengetahui pedoman pembiayaan yang benar di bank Syariah, silakan ikuti Pelatihan Analisa Pembiayaan di Muamalat Institute)

Sumber : Notulen Rapat DPS Bank Muamalat Kamis, 4 November 2004

 

Read 120 times
Rate this item
(0 votes)