Pembiayaan Syariah untuk Maritim, Terlalu Berisiko

kapal dagang

 

Akad Ijarah Muntiyah Bittamlik (IMBT) cocok untuk pembiayaan syariah di sektor maritim. Namun, kucuran kredit terhadap sektor ini dinilai terlalu berisiko.

Pengamat Ekonomi Syariah, Adiwarman Karim mengatakan, akad IMBT merupakan akad pembiayaan yang dikenal dalam perbankan syariah dan sangat cocok digunakan untuk sektor maritim. Akad ini memerlukan biaya dalam jumlah besar baik dalam unsur menyewa maupun jual beli. “Semahal-mahalnya mobil, lebih mahal harga kapal. Akad IMBT sangat cocok untuk pembelian barang bernilai besar seperti kapal,” kata Adiwarman kepada MySharing, saat dihubungi, Jumat (6/12).

Menurutnya, pada awal transaksi pembeli (nasabah) menggunakan akan sewa menyewa. Kemudian, setelah masa sewa selesai, nasabah diberikan kesempatan untuk membeli barang yang sebelumnya disewa. “Akad ini memberi manfaat bukan sekedar menyewa saja, tapi nasabah juga bisa memiliki. Fleksibitas margin pembiayaannya juga sangat fleksibel,” ujarnya.

Kepala Unit Usaha Syariah OCBC NISP, Koko T. Rachmadi mengatakan, memang sejauh ini akad IMBT telah dimanfaatkan oleh sejumlah nasabah yang membutuhkan pembiayaan untuk membeli barang bernilai besar. Seperti membeli kapal, dan untuk subsektor maritim lainnya pembiayaan galangan kapal. “Namun pembiayaan di sektor ini terlalu berisiko,” kata Koko kepada MySharing, Jumat (6/12).

Oleh karena itu, lanjutnya, sebelum mengucurkan kredit kepada nasabah, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu margin pembiayaan akad IMBT ini.”Kami belum liat margin pembiayaan dari OJK, apakah tepat dan tercover,” ujar Koko.

Sementara ini, Otoritas Jasa Keungan (OJK) bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyusun roadmap pengembangan sektor maritim yang didukung oleh pendanaan dari perbankan. Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad menilai sektor ini terlalu berisiko, sehingga kucuran kredit kepada sektor maritim masih sangat minim. Oleh karena itu, diperlukan pembahasan lebih lanjut mengenai model bisnis yang tepat agar industri perbankan lebih tertarik membiayai sektor ini.

 

Sumber:www.mysharing.co

Read 1071 times
Rate this item
(0 votes)