Artikel Syariah

Artikel Syariah (314)

Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo (kanan), dan Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM Handoyo sudrajat berbincang disela-sela acara penandatanganan kerjasama nota kesepahaman antara BI dan Kemenkum dan HAM, Jakarta, Kamis (18/9). (Republika/ Yasin Habibi)

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D W Martowardojo meyakini pondok pesantren di Jawa Timur mampu mendongkrak perkembangan ekonomi syariah di provinsi tersebut, karena besarnya potensi di sektor itu.

 

Apa saja faktor yang menurut Otoritas Jasa Keuangan dapat mendukung perkembangan perbankan syariah

Indeks Syariah Buka Awal November di Zona Positif

Bursa saham Indonesia di pekan pertama November mengawali perdagangan di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan kembali menembus level 5.100.

Suasana belajar mengajar di  Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Pesantren ini termasuk salah satu pesantren NU terbesar di tanah air.

Bank Indonesia memilih Jawa Timur sebagai proyek percontohan penerapan ekonomi syariah di Indonesia. Banyaknya pondok pesantren di Jatim dan kultur Islami masyarakatnya menjadi latar pertimbangan.

3 Negara Bersaing Sengit Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Inggris, UEA, dan Malaysia bersaing sengit untuk menjadi pusat keuangan syariah dunia. Siapa pemenangnya?

Tambah Modal, BNI Syariah Timbang Penerbitan Sukuk atau IPO

Beberapa waktu lalu, BNI memberikan tambahan modal untuk anak perusahaannya, BNI Syariah sebesar Rp 500 miliar. Guna memperkuat modal pihak ke depannya, BNI Syariah tengah memikirkan cara terbaik.

Perbankan Syariah Tak Gentar Hadapi MEA 2020

 

Banyaknya permintaan penggabungan bank-bank syariah nasional guna memperkuat aset perbankan syariah dalam menghadapi MEA 2020 dinilai bukanlah sesutu yang krusial.

Terus Tumbuh, Aset Unit Usaha Syariah BTN Tembus Rp 10 Triliun

 

Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia terlihat dari terus tumbuhnya aset bank-bank atau Unit Usaha Syariah (UUS) nasional. Seperti yang dialami UUS BTN pada triwulan ketiga tahun ini.

Pengunjung berada di Asosiasi Bank syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (1/9).(Republika/ Yasin Habibi)

Pengamat ekonomi syariah Adiwarman Karim meminta supaya masyarakat membantu membesarkan perbankan syariah dengan menempatkan dana setoran ibadah haji, obligasi syariah (sukuk), hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bank syariah.

Bank Syariah Lari Lebih Kencang Dibanding Konvensional

 

Industri perbankan Islam saat ini memiliki aset senilai US$ 1,6 triliun