Asuransi Konvensional Dan Syariah

Asuransi jiwa syariah dan asuransi jiwa konvensional mempunyai tujuan sama yaitu pengelolaan atau penanggulangan risiko. Perbedaan mendasar antara keduanya adalah cara pengelolaannya pengelolaan risiko asuransi konvensional berupa transfer risiko dari para peserta kepada perusahaan asuransi (risk transfer) sedangkan asuransi jiwa syariah menganut azas tolong menolong dengan membagi risiko diantara peserta asuransi jiwa (risk sharing).

Selain perbedaan cara pengelolaan risiko, ada perbedaan cara mengelola unsur tabungan produk asuransi. Pengelolaan dana pada asuransi jiwa syariah menganut investasi syariah dan terbebas dari unsur ribawi

Secara rinci perbedaan antara asuransi jiwa syariah dan asuransi jiwa konvensional dapat dilihat pada uraian berikut :

Program Short Course for Islamic Banking ini merupakan kerjasama yang keempat kalinya antara Muamalat Institute dengan SMK Negeri 20 Jakarta. Tujuan program ini agar para siswa jurusan perbankan syariah mendapatkan materi dan praktek operasional secara langsung dari praktisi di lingkup perbankan syariah, sehingga diharapkan para siswa paham secara teori perbankan syariah yang terdapat dalam kurikulum, namun dapat langsung  praktek dari para praktisi. Program ini pun sebagai bekal kelak peserta apabila suatu saat berkarir di lembaga keuangan syariah. Durasi program ini adalah 9 hari, dengan jumlah peserta 70 orang yang terdiri dari 35 siswa Kelas XI Perbankan Syariah 1 dan 35 siswa Kelas XI Perbankan Syariah 2.

 merupakan program Inhouse Training kerjasama antara BPRS Cilegon Mandiri dengan Muamalat Institute dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai standar pelayanan untuk para karyawan BPRS Cilegon Mandiri. Program yang telah dilaksanakan pada tanggal 23-24 April 2016/15-16 Rajab 1437 H ini diikuti oleh 35 Orang peserta yang berasal dari Account Officer, Remedial, Teller, Customer Service, Bagian Umum dan Security.Adapun rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembukaan, inclass pelatihan selama 2 hari dan diakhiri dengan penutupan. Sedangkan rangkaian inclass terdiri dari presentasi materi, studi kasus, sharing dan role play.

Indonesia merupakan Negara, dimana mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Islam. Namun demikian, perkembangan produk-produk dengan prinsip syariah baru berkembang kurang lebih 3-4 tahun yang lalu, salah satunya adalah produk asuransi syariah.

Setelah itu, asuransi berbasis syariah mulai digarap oleh beberapa perusahaan dengan pendirian divisi syariah. Dengan terus berkembangnya produk-produk berbasis syariah, maka kami melihat pentingnya untuk memperkenalkan secara khusus produk asuransi syariah.

Sebelum masuk prinsip-prinsip dan mekanisme produk tersebut, banyak kalangan muslim yang beranggapan bahwa berasuransi adalah haram. Apakah benar? Ikuti pembahasannya dibawah ini.

Asuransi Tidak Islami?

Program Sharia Mini Banking Training & Implementation merupakan pelatihan dan pembekalan untuk para dosen ataupun staf yang berkaitan dengan studi Perbankan Syariah. Peserta dalam program ini dapat meliputi Dosen Perbankan Syariah, Kepala Laboratoium Komputer dan Staf IT. Pelatihan ini membahas berbagai aspek terkait dengan pemahaman dasar perbankan syariah. Materi yang disampaikan terdiri dari Overview of Funding & Financing Product, Procedure and Workflow Frontliner : Customer Service and Teller, Procedure and Workflow Banking Operation : Back Office and Support Financing, Introduction to Software Sharia Mini Banking System, Customer Information File (CIF), and Simulation of Mini Banking

Pelatihan Pemahaman Dasar Perbankan Syariah ini merupakan program Public Training yang diselenggarakan oleh  Muamalat Institute dalam rangka mensosialisasikan prinsip-prinsip dasar perbankan syariah bagi masyarakat umum. Program ini dilaksanakan pada hari Jumat-Sabtu 15-16 April 2016/7-8 Rajab 1437 H. Program ini diikuti oleh 6 peserta terdiri 2 orang dari SMK Perbankan Syariah An Nur Padang, 1 orang dari Bank ANZ Indonesia, 1 orang dari BPRS HIK Bekasi, 1 orang dari KSU Barokah New, dan 1 orang dari Trisakti. Adapun rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembukaan, pre testinclass pelatihan, post test, dan penutupan.

AKAD
Ikatan atau kesepakatan antara nasabah dengan bank yakni pertalian ijab (pernyataan melakukan
ikatan) dan kabul (pernyataan penerimaan ikatan) sesuai dengan kehendak syariat yang berpengaruh pada obyek perikatan, misalnya akad pembukaan rekening simpanan atau akad pembiayaan.

PRINSIP SYARIAH
Aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan nasabah untuk penyimpanan dana dan
atau pembiayaan kegiatan usaha atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan syariah

Program Mini Banking Training & Implementation merupakan pelatihan dan pembekalan untuk para pengajar yang berkaitan dengan studi Perbankan Syariah. Peserta dalam program ini adalah Dosen dan Pengurus Mini Banking STAIN Ponorogo.Pelatihan ini membahas berbagai aspek terkait dengan pemahaman dasar perbankan syariah.Materi yang disampaikan terdiri dari Overview of Funding & Financing Product, Procedure and Workflow Frontliner : Customer Service and Teller, Procedure and Workflow Banking Operation : Back Office and Support Financing, Introduction to Software Sharia Mini Banking System, Customer Information File (CIF), and Simulation of Mini Banking.

Pelatihan Pemahaman Dasar Perbankan Syariah (PDPS) Batch 2 merupakan program Inhouse Training kerjasama antara Bank Kalbar dengan Muamalat Institute dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dasar perbankan syariah untuk para karyawan Bank Kalbar. Program yang telah dilaksanakan pada tanggal 9-10 April 2016/ 1-2 rajab 1437 H ini diikuti oleh 100 Orang peserta yang berasal dari Calon Karyawan Kontrak.Adapun rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembukaan, inclass pelatihan selama 2 hari dan diakhiri dengan penutupan. Sedangkan rangkaian inclass terdiri dari presentasi materi, diskusi, sharing dan studi kasus.

Pelatihan Pemahaman Dasar Perbankan Syariah (PDPS) Batch 1 merupakan program Inhouse Training kerjasama antara Bank Kalbar dengan Muamalat Institute dalam pemeliharaan serta menambah pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dasar perbankan syariah untuk para calon karyawan dan karyawan Bank Kalbar. Program yang telah dilaksanakan pada tanggal 9-10 April 2016 / 1-2 Rajab 1437 H ini diikuti oleh 135 peserta yang berasal dari calon ODP angkatan 6 dan calon pegawai kontrak, serta beberapa pimpinan Cabang dan Capem Bank Kalbar.Adapun rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembukaan, inclass pelatihan selama 2 hari dan diakhiri dengan penutupan. Sedangkan rangkaian inclass terdiri dari pre test, inclass, post test dan penutupan.